banner dprd berau

DPRD Berau Inisiasi Strategi Baru untuk Ekonomi Kelautan Berkelanjutan

Berau – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menyoroti potensi sektor kelautan yang belum termaksimalkan dan kurangnya produk unggulan sebagai identitas daerah. Sebagai solusi, mereka mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pengembangan sektor ini melalui inisiasi branding “Berau Blue Food,” yang berfokus pada produk-produk unggulan berbasis hasil laut.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari, menekankan bahwa kekayaan laut Berau yang melimpah seharusnya memberikan dampak ekonomi yang nyata dan merata bagi masyarakat pesisir. Menurutnya, daerah ini membutuhkan ikon produk unggulan kelautan yang dapat menjadi identitas sekaligus kekuatan ekonomi baru. “Potensi sektor kelautan Berau sangat besar dan perlu didorong menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Kami di DPRD siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya ini,” ungkapnya.

Baca Juga  Baru 9 Puskesmas di Berau Layani Pengobatan HIV, Dinkes Siapkan Penambahan Fasilitas

Sri Kumalasari menjelaskan bahwa berbagai komoditas perikanan, mulai dari ikan, rumput laut, hingga produk olahan laut, sebenarnya memiliki nilai jual yang tinggi. Namun, tanpa pengembangan produk unggulan yang terencana dan branding yang efektif, potensi tersebut belum dapat memberikan dampak maksimal bagi peningkatan pendapatan masyarakat.

Ia menekankan bahwa pengembangan potensi laut tidak boleh hanya didominasi oleh pihak-pihak tertentu atau perusahaan besar, melainkan harus melibatkan seluruh ekosistem ekonomi kerakyatan secara inklusif. Pemerintah daerah perlu memberdayakan masyarakat agar potensi ini memberikan manfaat yang luas bagi seluruh warga pesisir. Nelayan, UMKM, dan pelaku usaha olahan hasil laut harus dilibatkan secara langsung dalam pengembangan produk unggulan daerah.

Baca Juga  TPI Sambaliung Siap Jadi Pusat Ikan Murah, Skema Rutin Disiapkan

Dengan melibatkan pelaku lokal, sektor ini tidak hanya berorientasi pada ekspor, tetapi juga memperkuat perekonomian lokal secara berkelanjutan. “Branding ‘Berau Blue Food’ dapat menjadi pintu masuk strategis untuk memperluas pasar produk kelautan Berau, baik di tingkat nasional maupun internasional. Produk unggulan ini juga berpotensi menjadi ikon yang merepresentasikan identitas daerah,” tambahnya.

Baca Juga  Warga Pesisir Berau Terpaksa Berobat Jauh ke Kota Akibat Distribusi Dokter yang Tidak Merata

DPRD Berau berkomitmen untuk mendukung inisiatif ini melalui regulasi dan alokasi anggaran yang diperlukan. “Peluang yang baik ini harus kita gerakkan agar ekonomi masyarakat dapat tumbuh secara merata dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv/ms)