banner dprd berau

Dari Rumah Sederhana ke Galeri di Pusat Kota, Mimpi Tenun Berau M@M@Be Jadi Nyata

Tanjung Redeb – Berawal dari sebuah rumah sederhana di Kampung Tumbit Melayu, perjalanan tenun khas Berau bermerek M@M@Be kini memasuki babak baru. Setelah hampir satu dekade berkembang dan dikenal hingga mancanegara, brand tenun lokal tersebut akhirnya memiliki galeri permanen di pusat Kota Tanjung Redeb.

Peresmian galeri yang berada di Jalan Pemuda Gang Muslimin pada Sabtu (11/7/2026) lalu menjadi tonggak penting bagi pengembangan ekonomi kreatif Berau. Kini masyarakat maupun wisatawan tidak lagi harus mencari tenun khas Berau di stand pameran atau toko oleh-oleh, melainkan dapat langsung mengunjungi galeri yang menyediakan berbagai koleksi kain dan produk turunannya.

Baca Juga  Hambat Ekonomi Bertahun-tahun, Status KBK di Kelay Jadi PR Pemkab Berau

Owner M@M@Be, Sonya Da Silva, mengaku kehadiran galeri tersebut merupakan mimpi yang akhirnya terwujud setelah melalui perjalanan panjang sejak memulai usaha pada 2016.

“Ini bisa dibilang mimpi yang jadi nyata. Awalnya saya ingin mencari lokasi di sekitar Teluk Bayur karena dekat dengan Kampung Tumbit Melayu. Tapi ternyata diberi kemudahan hingga akhirnya mendapat tempat di pusat Kota Tanjung Redeb,” ujarnya.

Di galeri tersebut, pengunjung tidak hanya menemukan kain tenun bermotif khas Berau, tetapi juga berbagai produk siap pakai seperti pakaian, syal, hingga topi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan maupun masyarakat lokal.

Baca Juga  DPRD Berau Ingatkan OPD Maksimalkan Serapan Bankeu Provinsi 2025

Sonya mengaku tidak pernah membayangkan usaha yang dirintis dari rumah sederhana itu mampu berkembang sejauh ini. Berkat perpaduan motif khas Berau dengan teknik menenun yang dibawanya dari kampung halaman di Flores, produk M@M@Be memiliki karakter yang berbeda dan berhasil menembus berbagai pameran tingkat nasional hingga internasional.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah seperti Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, hingga pemerintah daerah yang terus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.

Baca Juga  Krisis Ambulans, DPRD Berau Dorong Layanan 118 Segera Dihadirkan

“Dukungan semua pihak membuat saya tidak pernah menyerah. Saya bersyukur bisa sampai di titik ini,” tuturnya.

Hadirnya galeri M@M@Be di pusat kota diharapkan tidak hanya mempermudah akses masyarakat terhadap produk tenun lokal, tetapi juga menjadi etalase baru bagi kekayaan budaya Berau sekaligus memperkuat daya tarik wisata berbasis ekonomi kreatif.(Cha)