banner dprd berau

KIM Jadi Garda Informasi Kampung, Diskominfo Berau Perkuat Literasi Digital Warga

Tanjung Redeb – Upaya memperkuat literasi digital masyarakat kampung terus dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau. Salah satu strategi yang kini didorong adalah pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai wadah pengelolaan informasi dan komunikasi berbasis warga.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan KIM tidak hanya berfungsi sebagai media penyebaran informasi, tetapi juga menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Menurutnya, keberadaan KIM penting untuk memastikan masyarakat kampung tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu memproduksi dan menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi lingkungannya.

Baca Juga  Wisata Air Panas Pemapak Menjadi Destinasi Unggulan, Fasilitas Terus Dilengkapi

“Melalui KIM, kami berharap terbentuk komunikasi yang timbal balik. Aspirasi masyarakat di kampung bisa tersampaikan dengan cepat melalui media KIM, dan sebaliknya, pemerintah juga dapat menyosialisasikan kebijakan pemerintahan serta pembangunan berbasis digital secara lebih efektif,” ujar Didi.

Ia menjelaskan, kepengurusan KIM dibentuk dan dikelola langsung oleh masyarakat setempat. Dengan konsep tersebut, informasi yang disampaikan dinilai lebih dekat dengan kebutuhan warga sekaligus mampu mengangkat potensi kampung masing-masing.

Baca Juga  Ancam Keselamatan Warga, Gideon Andris Minta Pemkab Berau Prioritaskan Mitigasi Abrasi Long Lanuk

Selain menjadi sarana publikasi kegiatan masyarakat, KIM juga diharapkan mampu berperan sebagai pusat literasi digital. Warga dapat memperoleh pemahaman terkait penggunaan media digital yang sehat, akses layanan pemerintahan berbasis online, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial.

Didi menilai peran KIM akan semakin strategis seiring berkembangnya digitalisasi pelayanan publik yang tengah diterapkan pemerintah daerah. Karena itu, kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi perlu dibangun sejak tingkat kampung.

Baca Juga  Sutami: Pembangunan Terminal Penting untuk Destinasi Wisata Pesisir Berau

“Dengan adanya KIM, masyarakat memiliki wadah untuk belajar, berbagi informasi, sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital yang sedang berjalan,” katanya.

Diskominfo Berau optimistis keberadaan KIM dapat menjadi motor penggerak literasi digital di kampung-kampung. Melalui keterlibatan aktif masyarakat, kesenjangan akses informasi dan pemanfaatan teknologi antara wilayah perkotaan dan pedesaan diharapkan semakin berkurang, sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan daerah.(Cha)