banner dprd berau

Wisata Berubah Duka, Bocah Terhantam Kayu Gelondongan

Tanjung Redeb – Momen liburan keluarga di kawasan wisata Pantai Lamin Guntur, Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, berubah menjadi peristiwa memilukan. Seorang bocah berusia 9 tahun berinisial SNA, warga Kampung Harapan Maju, Kecamatan Tabalar, mengalami luka serius setelah dihantam kayu gelondongan yang terbawa ombak pada, Selasa (24/3).

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 09.30 Wita saat korban tengah bermain di tepi pantai. Tanpa peringatan, sebuah kayu berukuran besar tiba-tiba muncul dari arah laut dan langsung menghantam tubuh korban.

Baca Juga  DPRD Berau Serukan Regulasi Warkop 24 Jam Demi Ketertiban Lingkungan

Kapolsek Biduk-biduk, AKP Suradi, mengatakan kayu gelondongan tersebut memiliki panjang sekitar 5 meter dengan diameter kurang lebih 60 sentimeter. Material itu diduga terbawa arus laut hingga ke bibir pantai.

“Korban terkena hantaman dari bagian kaki hingga kepala. Setelah benturan kedua, korban langsung tidak sadarkan diri,” ungkapnya.

Dari keterangan yang dihimpun, benturan pertama membuat korban terjatuh dalam posisi tengkurap. Dalam kondisi lemah, korban sempat memberi isyarat meminta pertolongan. Namun gelombang berikutnya kembali menyeret kayu tersebut dan menghantam tubuh korban untuk kedua kalinya.

Baca Juga  DPRD Berau Ingatkan Pemda Jaga Iklim Investasi, Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Melihat kejadian itu, keluarga korban bersama wisatawan lain yang berada di lokasi langsung bergerak cepat memberikan pertolongan. Korban dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke Puskesmas Biduk-biduk untuk penanganan awal.

Setelah mendapat perawatan pertama, korban kemudian dirujuk ke RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb sekitar pukul 14.00 Wita guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Baca Juga  Abdul Wahab Resmi Masuk Daftar Pencarian Orang Kejari Berau

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi.

AKP Suradi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di wilayah yang langsung berhadapan dengan laut lepas.

“Potensi bahaya seperti kayu gelondongan bisa datang sewaktu-waktu terbawa arus. Kami mengimbau pengunjung untuk selalu waspada dan mengawasi anak-anak saat berada di area pesisir,” pungkasnya. (Cha)