banner dprd berau

Bus Sekolah Berau Mulai Dipetakan, Pesisir Jadi Prioritas?

Tanjung Redeb – Program pengadaan bus sekolah yang menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Berau mulai dipersiapkan. Saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Berau tengah melakukan pemetaan wilayah dan kebutuhan layanan transportasi bagi pelajar sebelum mengajukan usulan bantuan armada ke pemerintah pusat.

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan kajian tersebut mencakup penentuan rute, jumlah armada yang dibutuhkan, hingga daerah yang dinilai paling membutuhkan layanan bus sekolah.

Baca Juga  Capaian BLUD Baru 35 Persen, Pemkab Evaluasi 12 Puskesmas

Menurutnya, beberapa kawasan yang berpotensi menjadi prioritas masih dalam tahap pembahasan. Di antaranya wilayah pesisir seperti Talisayan hingga Biduk-Biduk, maupun jalur lain yang menghubungkan Tanjung Batu dan Gunung Tabur.

“Masih dalam proses pengkajian dan pembahasan. Belum ada penetapan rute karena semua harus dihitung secara matang,” ujarnya.

Rusnan menjelaskan, kebutuhan bus sekolah tidak hanya ditentukan oleh luas wilayah atau jarak tempuh, tetapi juga berdasarkan jumlah siswa yang akan dilayani. Selain itu, kondisi infrastruktur jalan menjadi aspek penting untuk memastikan armada dapat beroperasi secara optimal.

Baca Juga  Dituding Tunggak Utang Rp38 Miliar, RSUD Abdul Rivai Buka Suara

Ia menambahkan, dalam skema bantuan armada dari Kementerian Perhubungan, sejumlah indikator menjadi dasar pertimbangan, termasuk potensi pengguna layanan dan kelayakan akses jalan pada rute yang diusulkan.

“Yang dilihat itu jumlah pelajarnya dan apakah kondisi jalannya mendukung untuk dilintasi bus sekolah,” jelasnya.

Hingga kini, pemerintah daerah masih fokus menyusun data dan kebutuhan di lapangan sebagai bahan pengajuan. Pembahasan teknis dengan Kementerian Perhubungan terkait jumlah unit maupun bentuk bantuan armada belum dilakukan.

Baca Juga  Pajak Sarang Walet Belum Maksimal, DPRD Berau Dorong Pendataan dan Regulasi Penjualan

Meski masih berada pada tahap perencanaan, Dishub menilai keberadaan bus sekolah nantinya dapat menjadi solusi bagi pelajar yang harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mengakses fasilitas pendidikan.

“Sekarang kami masih menyusun usulan dan menentukan wilayah prioritas. Setelah itu baru dilanjutkan ke tahapan berikutnya,” tutup Rusnan.(Cha)