Meski WTP, BPK Masih Beri Catatan untuk Berau
Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Namun, di balik capaian tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan masih terdapat sejumlah catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang harus menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti.
Hal itu disampaikan Bupati saat menyampaikan penjelasan umum Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di hadapan DPRD Berau.
Sri Juniarsih menjelaskan, sebelum opini diberikan, BPK RI Perwakilan Kalimantan Timur telah melakukan pemeriksaan dalam dua tahapan, yakni pemeriksaan interim selama sekitar 30 hari kalender dan pemeriksaan terinci selama 30 hari kalender untuk menentukan opini atas laporan keuangan daerah.
“Pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah oleh BPK meliputi dua aspek, yaitu aspek pengendalian intern dan aspek kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Kalimantan Timur tertanggal 22 Mei 2026 yang diserahkan kepada Pemkab Berau pada 25 Mei 2026, Kabupaten Berau kembali memperoleh opini WTP. Capaian tersebut merupakan opini WTP kesembilan secara berturut-turut dan yang ke-13 secara keseluruhan sejak pertama kali diraih.
Meski demikian, Sri Juniarsih mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah temuan dan rekomendasi yang harus ditindaklanjuti bersama.
“Dari hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2025 tersebut, masih ada beberapa catatan yang perlu mendapatkan perhatian kita bersama, baik dari aspek pengendalian intern maupun aspek kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” katanya.
Menurutnya, opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan, Pemkab Berau akan terus berupaya memperbaiki pengelolaan keuangan daerah agar mampu memenuhi harapan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin baik.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Berau serta seluruh perangkat daerah yang telah bekerja sama menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah hingga kembali mempertahankan opini WTP.
“Namun demikian kami sangat menyadari bahwa masih terdapat kelemahan-kelemahan ataupun kekurangan-kekurangan yang harus kita perbaiki bersama-sama,” pungkasnya.(Cha)











