banner dprd berau

Minim Penerangan, DPRD Berau Minta Pemasangan Lampu Jalan di Titik Rawan Gunung Tabur

Gunung Tabur – Minimnya infrastruktur penerangan di area pemukiman kembali menjadi sorotan tajam jajaran legislatif. Anggota DPRD Berau, Rahman, secara resmi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk segera memprioritaskan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah RT 01, Kelurahan Gunung Tabur.

​Langkah ini dinilai mendesak lantaran kondisi lingkungan yang gelap gulita saat malam hari disinyalir menjadi celah terjadinya berbagai penyakit masyarakat. Rahman mengungkapkan, berdasarkan laporan warga setempat, kawasan yang remang-remang tersebut kerap disalahgunakan oleh oknum remaja sebagai lokasi berpacaran hingga tindakan negatif lainnya.

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten Berau Gelar Sosialisasi Kemitraan Toko Swalayan, Waralaba, dan UMKM

​“Saya menerima aspirasi langsung dari warga. Karena kondisinya gelap, tempat itu sering dipakai untuk aktivitas yang tidak semestinya seperti pacaran. Warga hanya meminta dua titik lampu saja, ini sifatnya emergensi untuk keamanan lingkungan,” tegas Rahman.

Ia juga menggarisbawahi bahwa persoalan lampu jalan tidak hanya terjadi di Gunung Tabur. Beberapa titik di Tanjung Redeb pun diketahui menjadi lokasi langganan kenakalan generasi muda akibat minimnya cahaya. Menurutnya, pembiaran terhadap infrastruktur dasar ini dapat berdampak fatal bagi moralitas anak muda di Berau. Apalagi, minimnya penerangan seringkali menjadi faktor pemicu utama meningkatnya angka kriminalitas jalanan yang sangat meresahkan warga, sehingga diperlukan tindakan preventif yang nyata melalui penyediaan fasilitas penerangan yang memadai.

Baca Juga  Kesejahteraan Petani Harus Jadi Prioritas Utama

​“Mungkin terlihat sederhana, hanya soal lampu. Tapi dampak sosialnya besar dan sangat berbahaya bagi masa depan anak-anak kita jika terus dibiarkan tanpa pengawasan,” imbuhnya.

​Selain infrastruktur, Rahman mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk meningkatkan intensitas patroli rutin, khususnya di empat kecamatan wilayah perkotaan. Ia meminta petugas lebih berani menertibkan remaja yang masih berkeliaran hingga larut malam tanpa tujuan jelas.

Baca Juga  Sumadi Minta Perusahaan Berau Sumbang Lahan Untuk Kebun Kampung

​Tak lupa, ia memberikan peringatan keras kepada para orang tua agar tidak lengah dalam memantau pergaulan anak mereka.

​“Kita harus waspada, jangan sampai ruang publik yang gelap justru dimanfaatkan untuk transaksi gelap seperti narkoba. Koordinasi antara pemenuhan fasilitas publik, ketegasan aparat, dan pengawasan orang tua adalah kunci,” pungkasnya. (Cha/Adv)