Kabel FO Putus, Internet Derawan dan Maratua Sempat Terganggu
Tanjung Redeb – Gangguan jaringan internet yang sempat terjadi di kawasan pesisir Berau dipastikan bukan disebabkan hilangnya sinyal, melainkan akibat kabel fiber optik (FO) yang terputus karena aktivitas penggalian di wilayah Tanjung Batu.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi mengatakan gangguan tersebut sempat berdampak pada layanan internet di Tanjung Batu, Derawan hingga Maratua.
“Alhamdulillah tidak ada gangguan besar. Kalau misalnya terjadi tidak berfungsi, biasanya karena cut-off. Kemarin sempat dilaporkan beberapa kali cut-off di Tanjung Batu sehingga berpengaruh ke Derawan dan Maratua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gangguan itu terjadi akibat kabel FO terkena aktivitas penggalian hingga putus. Kondisi tersebut membuat kualitas jaringan internet menurun sementara waktu.
“Bukan hilang sinyal. Kabel FO di Tanjung Batu sempat terputus karena penggalian, sehingga mempengaruhi sinyal internet di Tanjung Batu dan Maratua,” katanya.
Diskominfo Berau bersama pihak Telkom disebut terus melakukan penguatan jaringan, terutama di kawasan wisata pesisir. Bahkan, kapasitas internet untuk Derawan telah ditingkatkan dari sebelumnya 750 Mbps menjadi 1.200 Mbps.
Selain itu, jaringan juga mendapat dukungan cadangan sebesar 400 MB dari wilayah Biatan untuk mengantisipasi gangguan ketika terjadi cut-off.
“Waktu terjadi cut-off itu sebenarnya masih bisa berfungsi, cuma tidak maksimal karena hanya mengandalkan backup dari Biatan,” jelasnya.
Sementara untuk wilayah Maratua, Didi menyebut kapasitas jaringan saat ini masih cukup longgar. Dari total 500 Mbps yang tersedia, penggunaannya baru sekitar 73 persen.
Meski demikian, pihaknya tetap berencana melakukan pemetaan ulang kualitas jaringan bersama Telkomsel Tarakan, khususnya di daerah wisata dan kawasan pesisir seperti Maratua hingga Biduk-Biduk.
“Kami ada rencana survei kembali bersama Telkomsel Tarakan untuk melihat titik mana yang perlu diperkuat lagi, termasuk di daerah pesisir,” tuturnya.
Terkait pengaruh cuaca terhadap jaringan internet, Didi mengakui kondisi alam seperti angin kencang dan pemadaman listrik tetap bisa mempengaruhi kualitas layanan.
“Kalau angin kencang kita memang melawan alam. Kadang bisa mempengaruhi satelit atau jaringan, apalagi kalau mati lampu,” pungkasnya. (Cha)











