banner dprd berau

Dorong Kafe Literasi Jadi Ruang Kreatif Baru di Berau

Tanjung Redeb – Konsep kafe literasi yang tengah diuji coba di kawasan Perpustakaan Daerah Berau dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang kreatif baru bagi masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, melihat inovasi yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau ini tidak hanya sebatas upaya meningkatkan minat baca, tetapi juga membuka peluang lahirnya aktivitas edukatif yang lebih luas.

Menurutnya, pendekatan santai melalui konsep kafe mampu mengubah persepsi masyarakat terhadap perpustakaan yang selama ini dianggap kaku. Dengan suasana yang lebih terbuka dan fleksibel, pengunjung bisa memanfaatkan ruang tersebut untuk berbagai kegiatan, mulai dari membaca hingga berdiskusi.

Baca Juga  Keluhan Warga Kampung Menggunung, DPRD Minta Aksi Nyata 2027

“Elita menilai ini bisa menjadi ruang alternatif bagi masyarakat untuk berkegiatan positif, terutama bagi generasi muda,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan kafe literasi juga berpotensi menjadi titik temu berbagai komunitas di Berau. Jika dikelola dengan baik, tempat ini dapat dimanfaatkan untuk diskusi publik, kegiatan seni, hingga pengembangan ide kreatif.

Namun demikian, Elita mengingatkan agar pengembangan program tidak dilakukan secara terburu-buru tanpa perencanaan yang matang. Ia menekankan pentingnya konsep yang berkelanjutan agar fasilitas yang sudah dibangun tidak kehilangan arah.

Baca Juga  Optimalkan Layanan Kesehatan, Pemkab Berau Diharapkan Perkuat Armada Medis di Perbatasan

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pengelolaan kegiatan agar tetap seimbang antara fungsi rekreasi dan edukasi. Menurutnya, nilai literasi harus tetap menjadi fokus utama.

“Jangan sampai hanya ramai sebagai tempat nongkrong, tapi sisi edukasinya justru hilang,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mendorong pengelola untuk menyusun agenda rutin yang mampu menarik minat masyarakat secara konsisten. Kegiatan seperti bedah buku, diskusi komunitas, hingga pelatihan keterampilan dinilai dapat memperkuat fungsi kafe literasi sebagai pusat pembelajaran.

Baca Juga  Pemkab Berau Pertahankan Jalan Rampung Sebelum Natal

DPRD Berau juga membuka peluang dukungan lebih lanjut jika program ini terbukti efektif. Termasuk dalam hal penguatan fasilitas maupun perluasan konsep ke wilayah lain.

Elita optimistis, dengan konsep yang tepat dan dukungan berbagai pihak, kafe literasi dapat berkembang menjadi ikon baru yang tidak hanya meningkatkan budaya baca, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem kreatif di Kabupaten Berau. (Cha/ADV)