banner dprd berau

Dipaksa Menikah, Perempuan di Sambaliung Kabur dari Rumah

Tanjung Redeb – Seorang perempuan berinisial I (22), warga Kampung Suaran, Kecamatan Sambaliung, sempat dilaporkan hilang setelah kabur dari rumah. Belakangan diketahui, ia pergi karena merasa tertekan akibat dipaksa menikah oleh orang tuanya.

Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto melalui Kapolsek Sambaliung AKP Ridwan Lubis mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan orang hilang tersebut.

“Begitu kami terima laporan, anggota langsung kami kerahkan untuk melakukan pencarian. Alhamdulillah, yang bersangkutan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” ujarnya.

Baca Juga  Perdana dari Balikpapan, Mudik Asyik Bareng BUMN, PLN Lepas 975 Pemudik

Ia menjelaskan, korban terakhir terlihat pada Kamis (26/3) di Kampung Suaran. Polisi pun menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi, mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah ditemukan, I kemudian dibawa ke Mapolsek Sambaliung untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, korban mengaku kabur karena tidak sanggup menghadapi tekanan dari orang tuanya yang menjodohkannya dan memaksanya untuk menikah.

Baca Juga  DPRD Berau Minta Pemkab Inventarisasi Aset Sekolah yang Belum Bersertifikat

“Korban merasa tertekan dan takut untuk menolak, sehingga memilih pergi dari rumah,” jelasnya.

Pihak kepolisian kemudian memanggil orang tua korban untuk dilakukan mediasi. Melalui pendekatan humanis dan komunikasi terbuka, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan.

“Orang tua korban bersedia membatalkan rencana perjodohan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya,” tambahnya.

AKP Ridwan Lubis mengimbau masyarakat untuk mengedepankan komunikasi dalam keluarga, terutama terkait masa depan anak, agar tidak menimbulkan tekanan psikologis.

Baca Juga  Pemkab Dorong Pembangunan Berbasis Data untuk Meningkatkan Kualitas Pembangunan

“Peran keluarga sangat penting. Jangan sampai ada paksaan yang membuat anak mengambil keputusan berisiko. Kami siap membantu masyarakat melalui pendekatan persuasif,” tegasnya.

Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat serta selesainya permasalahan secara kekeluargaan, situasi di wilayah hukum Polsek Sambaliung kembali kondusif. (Cha)