banner dprd berau

DPRD Berau Dorong Penambahan Gerobak UMKM di Tepian Sungai

Tanjung Redeb – Anggota DPRD Kabupaten Berau, Sri Kumalasari, mendorong Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) untuk menambah fasilitas gerobak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di kawasan tepian sungai yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.

Menurutnya, keberadaan gerobak UMKM yang merata dan tertata akan semakin memperkuat daya tarik kawasan tepian sebagai destinasi wisata kuliner sekaligus ruang bersantai warga.

“Harapan saya Diskoperindag dan Pemkab bantu lagi pengadaan gerobak UMKM yang bertempat di tepian sungai secara merata,” ujarnya.

Baca Juga  Sidang Perdana Kasus Asusila Digelar Tertutup, Terdakwa Asrin Hadapi Dakwaan Berlapis

Ia menilai, masih banyak pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan secara finansial untuk membangun lapak usaha secara mandiri. Karena itu, peran pemerintah daerah dinilai penting dalam memberikan dukungan fasilitas dasar.

Sri Kumalasari juga meminta agar Diskoperindag melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap pelaku UMKM yang membutuhkan bantuan, sehingga distribusi bantuan bisa tepat sasaran dan merata.

Baca Juga  Kekurangan Dokter Spesialis di Berau Disorot DPRD, Ratna Dorong Pemkab Prioritaskan Program Pendidikan Dokter

“Sehingga ini harus ada perhatian Diskoperindag bantu pendataan supaya merata perhatian kepada para UMKM di Berau ini yang membutuhkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penyeragaman desain lapak UMKM di kawasan tepian sungai. Menurutnya, kawasan tersebut merupakan salah satu ikon daerah yang pertama kali dilihat oleh wisatawan yang datang ke Berau.

“Karena tepian kita ini pintu masuk ikon masyarakat pendatang melihat betapa banyak aktivitas kuliner beranekaragam sehingga harus ada dukungan lebih lanjut dari pemerintah,” tambahnya.

Baca Juga  Pemkab Berau Dorong Masyarakat Adat untuk Mengikuti Aturan dalam Proses Pengakuan sebagai MHA

Selain itu, ia juga mendorong adanya sosialisasi terkait digitalisasi sistem pembayaran bagi pelaku UMKM. Kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak perbankan dinilai penting untuk mempercepat adaptasi transaksi non-tunai di masyarakat.

“Mungkin mulai dibiasakan bisa pembayaran pakai QRIS dari mitra kerja perbankan yang ada di Berau. Mau tidak mau untuk meminimalisir pembayaran tunai bagi masyarakat terkini sudah sering pakai QRIS,” pungkasnya. (Cha/ADV)