banner dprd berau

Perkuat Layanan Kesehatan Maratua, Dinkes Siapkan Ambulans dan Akses Internet

Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kesehatan terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan, khususnya di Kecamatan Maratua. Penguatan tersebut mencakup peningkatan fasilitas operasional puskesmas hingga dukungan sarana penunjang di Puskesmas Pembantu (Pustu).

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Puskesmas Maratua terkait kebutuhan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, sejumlah fasilitas pendukung seperti akses internet hingga kelengkapan layanan di Pustu menjadi perhatian, terutama untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan di daerah yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi.

Baca Juga  Ketinggian Banjir di Siduung Indah Mencapai 160 Cm, Warga Mengungsi ke Rumah Panggung.

“Starlink dan kelengkapan Pustu itu akan kita koordinasikan dengan pihak Puskesmas Maratua. Siapa tahu bisa dibantu melalui anggaran JKN, apalagi status Puskesmas di sana saat ini sudah cukup baik,” ujar Lamlay.

Ia menjelaskan, pemanfaatan anggaran dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memungkinkan untuk membantu memenuhi beberapa kebutuhan operasional fasilitas kesehatan, selama masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Longsor di Jalan Poros Pegat Bukur, Akses Tiga Kampung Nyaris Terputus

Selain itu, Dinas Kesehatan juga berencana melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk melihat kondisi operasional Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya di Maratua.

Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah daerah dapat mengetahui secara lebih pasti kebutuhan yang harus diprioritaskan dalam peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan.

“Untuk operasional Puskesmas nanti akan kita cek langsung ke lapangan, sehingga kita bisa melihat kebutuhan yang ada dan memastikan pelayanan kesehatan di sana berjalan dengan baik,” jelasnya.

Lamlay menambahkan bahwa pada tahun 2026 pemerintah daerah juga telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung layanan kesehatan di wilayah tersebut. Salah satu program yang diprioritaskan adalah pengadaan ambulans guna memperkuat layanan rujukan pasien.

Baca Juga  Pagar SMP 3 Gunung Tabur Tertunda, Dinas Pendidikan Targetkan 2027

Menurutnya, fasilitas ambulans sangat dibutuhkan mengingat kondisi geografis Maratua yang berada di wilayah kepulauan sehingga memerlukan sarana transportasi medis yang memadai.

“Di tahun 2026 ini juga sudah teranggarkan untuk wilayah Piak Maratua berupa ambulans, sehingga diharapkan bisa membantu mobilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya.(Cha)