Sumadi Kritik Akses Jalan SMP Filial Sambakungan yang Masih Becek
Gunung Tabur – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, mengkritik kondisi akses jalan menuju SMP filial di Kampung Sambakungan yang dinilai belum memadai. Sekolah tersebut merupakan filial dari SMPN 2 Gunung Tabur.
Menurut Sumadi, pembangunan gedung sekolah yang telah berdiri dengan kondisi cukup baik seharusnya dibarengi dengan fasilitas pendukung yang layak, termasuk halaman dan jalan masuk menuju sekolah. Ia menilai saat ini akses menuju sekolah tersebut masih becek dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
“Bangunan sekolahnya sudah bagus, tetapi jalan masuk dan halamannya belum maksimal. Ini tentu menjadi perhatian, karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan siswa maupun guru,” ujarnya.
Ia menegaskan, kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya sinkronisasi antara pembangunan fisik gedung dengan infrastruktur penunjang. Dinas Pekerjaan Umum (PU) diminta untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan agar fasilitas pendidikan tidak hanya berdiri megah, tetapi juga mudah diakses.
Menurutnya, akses jalan yang becek bukan hanya mengganggu aktivitas belajar-mengajar, tetapi juga berpotensi membahayakan siswa. Apalagi jika anak-anak harus berjalan kaki melewati jalur berlumpur setiap hari yang dapat menurunkan semangat belajar mereka sebelum sampai di kelas.
Sumadi berharap ke depan perencanaan pembangunan dilakukan secara terpadu melalui koordinasi lintas sektoral yang lebih ketat. Setiap proyek pembangunan sekolah, kata dia, wajib menyertakan anggaran khusus untuk perkerasan jalan, sistem drainase yang mumpuni, serta penataan halaman agar lingkungan belajar benar-benar representatif bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Berau tidak boleh hanya berhenti pada penyediaan ruang kelas, melainkan harus mencakup dukungan infrastruktur aksesibilitas yang memadai demi menunjang seluruh aktivitas belajar secara optimal dan berkelanjutan. (Cha/ADV)











