banner dprd berau

DPRD Berau Soroti Pembangunan Resor yang Menutupi Pasir Putih Pulau Derawan

Berau – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Dedy Okto, menyoroti penataan kawasan wisata di Pulau Derawan yang dinilai semakin tidak tertata akibat menjamurnya pembangunan resor hingga menutup akses publik ke pantai.

Beberapa lokasi pasir putih yang dulunya terbuka lebar kini hanya bisa dilihat dari kejauhan atau melalui area milik resor dengan pembatasan akses, membuat sebagian wisatawan lokal merasa kehilangan akses ke destinasi ikonik mereka sendiri. Bahkan, beberapa spot foto terkenal yang dulu menjadi daya tarik utama kini sudah tidak dapat dijangkau secara bebas oleh masyarakat umum.

Baca Juga  Tahun Ini, Pembangunan Fisik Mendominasi di Kecamatan Sambaliung

Menurutnya, abrasi memang perlu segera ditangani, namun persoalan tata ruang dan pembangunan yang terlalu padat juga menjadi perhatian serius.

Ia menilai sejumlah bangunan resor kini berdiri terlalu rapat bahkan sampai ke bibir pantai, sehingga menghilangkan ruang publik yang dulu bisa dinikmati wisatawan untuk berjalan mengelilingi pulau.

Kondisi ini juga dikhawatirkan dapat mempengaruhi ekosistem laut sekitar, mengingat konstruksi yang terlalu dekat dengan garis pantai berpotensi mengganggu habitat biota laut dan sistem pantai alami. Selain itu, penumpukan limbah dari berbagai fasilitas wisata juga menjadi ancaman baru bagi kebersihan perairan dan pantai.

Baca Juga  Hari Bhayangkara ke-79, Polres Berau Siap Melayani Masyarakat dengan Lebih Baik

Pulau Derawan, yang selama ini dikenal sebagai ikon awal pariwisata Berau hingga tingkat nasional dan internasional, dinilai mengalami penurunan kualitas tata kawasan.

Ia mengingatkan agar pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan kajian dan penataan ulang, termasuk mempertimbangkan regulasi pembatasan pembangunan resor.

“Dulu kita bisa keliling Derawan menikmati pasir putihnya. Sekarang sudah banyak yang tertutup bangunan,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Apresiasi DPMK Berau dalam Pengembangan Pupuk Organik Kampung

Dedy menekankan, Pulau Derawan merupakan andalan pariwisata Berau yang harus dijaga daya tarik dan keindahannya. Ia meminta konsep penataan yang lebih terarah agar kawasan tersebut kembali nyaman dan menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.(Cha/ADV)