banner dprd berau

Pembangunan BLK Berau Ditargetkan Menelan Anggaran Rp 210 Miliar

Berau – Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Berau yang terletak di Limunjan, Kecamatan Sambaliung, ditargetkan menelan anggaran sebesar Rp 210 miliar. Meskipun demikian, pembangunannya akan dilaksanakan secara bertahap.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pengembangan Pemukiman Penataan Bangunan Jasa Konstruksi (P3BJK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Junaidi, menjelaskan bahwa pekerjaan fisik pembangunan BLK sudah mulai berjalan dan mencapai progres sekitar 23,53 persen sejak kontrak dimulai pada 27 Mei 2025. Pembangunan BLK tersebut berlokasi di atas lahan seluas 4,5 hektare dan ditargetkan selesai dalam 210 hari kalender, atau hingga 22 Desember 2025.

Baca Juga  Komisi II DPRD Berau Gelar RDP untuk Bahas Perkebunan Warga yang Disegel Satgas PKH

“Pekerjaan yang sedang berlangsung mencakup pematangan lahan, pembangunan asrama, dan workshop alat berat. Nilai kontraknya sebesar Rp 8,8 miliar,” ungkap Junaidi. Proyek tersebut merupakan bagian dari perencanaan besar pengembangan kawasan pelatihan kerja di Sambaliung, dengan kebutuhan anggaran secara keseluruhan untuk pembangunan BLK ditaksir mencapai Rp 210 miliar.

Untuk tahun depan, DPUPR Berau telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk membangun ruang kelas belajar (RKB) dan kantor. Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Agus Sumarsono, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyusun rencana pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sebagai pengelola teknis BLK.

Baca Juga  Sembako Gratis Berau Tertunda, Kendala Lelang Penyebab

Pembentukan UPTD memerlukan proses yang cukup panjang, termasuk kesiapan struktur organisasi dan tenaga kerja. “Perekrutan pegawainya akan mengikuti prosedur CPNS. Kami perkirakan pembentukan UPTD bisa memakan waktu lebih dari satu tahun,” beber Agus.

Meskipun demikian, Disnakertrans Berau optimis bahwa fasilitas awal seperti asrama dan workshop sudah bisa dimanfaatkan pada tahun depan. “Pembangunan gedung kantor akan kami lanjutkan tahun depan. Tapi setidaknya, akhir tahun ini asrama dan workshop sudah selesai,” tandas Agus.

Baca Juga  Target Kakao 10 Ton Dinilai Belum Cukup, DPRD Berau Dorong Peningkatan Produksi

Dengan demikian, pembangunan BLK Berau diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelatihan kerja dan meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat Berau. (*/)