banner dprd berau

Berau Kejar Pemerataan Sinyal, Pemkab Bidik Tuntas Blank Spot pada 2029

JAKARTA – Akses telekomunikasi di wilayah pedalaman, pesisir, dan kepulauan masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Untuk mempercepat pemerataan jaringan, pemerintah daerah kini mendorong dukungan pemerintah pusat agar wilayah yang belum terjangkau layanan komunikasi bisa segera mendapatkan akses.

Upaya tersebut dibawa Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat bertemu Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Sri menyampaikan kondisi geografis Berau yang cukup luas menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Sejumlah kampung masih menghadapi keterbatasan akses maupun kualitas jaringan yang belum optimal.

Baca Juga  DPRD Berau Kembali Sentil Pemkab Soal Lahan RS Tanjung Redeb yang Belum Tuntas

Padahal, jaringan telekomunikasi tidak hanya dibutuhkan untuk menunjang komunikasi sehari-hari. Akses internet juga berperan penting dalam mendukung pelayanan publik, aktivitas ekonomi masyarakat, serta pengembangan destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah Berau.

Menurut Sri, pemerataan jaringan perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat di luar pusat perkotaan turut merasakan manfaat perkembangan teknologi digital.

“Berau memiliki wilayah yang luas. Ketersediaan jaringan telekomunikasi sudah menjadi kebutuhan krusial yang harus dipenuhi dengan baik di seluruh kampung,” ungkapnya.

Pemkab Berau sendiri telah menjalankan sejumlah upaya untuk memperluas akses internet. Salah satunya melalui program 1.000 titik WiFi gratis yang menjadi bagian dari 18 program prioritas pemerintah daerah.

Baca Juga  Bupati Harap RSB Benar-benar Diperuntukkan untuk Mustahik

Namun, upaya tersebut dinilai masih perlu diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat dan penyedia layanan telekomunikasi, terutama untuk menjangkau kawasan yang sulit diakses.

Sri menyebut, dukungan Kementerian Komdigi diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas layanan jaringan di lapangan.

Dalam audiensi tersebut, Kementerian Komdigi menyatakan kesiapan mendukung upaya pemerataan telekomunikasi di Berau, baik melalui penguatan infrastruktur fisik maupun peningkatan kualitas layanan.

Baca Juga  Kasus Dugaan Netralitas Aparat Kampung Pada Pilkada 2024, Pjs Bupati Warning Kakam

Dukungan itu menjadi salah satu modal bagi Pemkab Berau untuk mempercepat penyelesaian persoalan blank spot yang selama ini masih menjadi kendala di sejumlah wilayah.

“Kami menargetkan persoalan pemenuhan jaringan telekomunikasi ke seluruh kampung di Berau bisa kita tuntaskan paling lambat hingga tahun 2029,” tegas Sri.

Target tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para penyedia layanan telekomunikasi. Dengan jaringan yang semakin merata, masyarakat di wilayah terpencil diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses informasi dan memanfaatkan layanan digital.(Adv/Cha)