Demi Kelestarian Alam, Labuan Cermin Batasi Jam Kunjungan Wisatawan
Biduk-Biduk – Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran mendorong pengelola Labuan Cermin mengambil langkah tegas dengan mengatur ulang jam operasional kawasan wisata tersebut.
Destinasi unggulan di pesisir Kabupaten Berau ini mengalami peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu dinilai berpotensi berdampak pada kelestarian lingkungan, kenyamanan, hingga aspek keselamatan wisatawan.
Sebagai respons, pengelola melalui BUMK Biduk Mandiri Lekmalamin resmi memberlakukan jam operasional baru yang mulai diterapkan sejak Kamis (26/3/2026). Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas wisata dan perlindungan ekosistem alami yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.
Ketua Pelaksana Operasional Lekmalamin, Khairul Razik, dalam keterangannya menyebutkan bahwa pengaturan waktu kunjungan menjadi langkah penting untuk mengendalikan kepadatan wisatawan.
“Penyesuaian ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan, kenyamanan, sekaligus menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di kawasan wisata,” ujarnya.
Dalam aturan terbaru, loket dibuka mulai pukul 08.00 Wita hingga 16.00 Wita, sementara aktivitas wisata dibatasi hingga pukul 16.30 Wita. Khusus hari Jumat, operasional dibagi menjadi dua sesi dengan jeda pada siang hari.
Pengelola juga mengimbau seluruh pengunjung agar meninggalkan area sebelum jam operasional berakhir serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku.
Tak hanya wisatawan, kebijakan ini juga ditujukan kepada para motoris kapal, pedagang, pelaku usaha, serta masyarakat sekitar agar bersama-sama menjaga kelestarian Labuan Cermin sebagai aset wisata alam yang bernilai tinggi.
Dengan pembatasan ini, pengelola berharap aktivitas wisata tetap berjalan optimal tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan di salah satu destinasi unggulan Berau tersebut. (Cha)











