Optimalkan Potensi Laut, Elita Herlina Yakin KNMP Mampu Dongkrak Taraf Hidup Nelayan Berau
Berau – Anggota DPRD Berau, Elita Herlina, kembali menyuarakan urgensi percepatan pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Berau. Ia menekankan bahwa proyek strategis nasional ini merupakan kunci utama dalam membangkitkan ekonomi masyarakat pesisir di tengah tantangan fiskal daerah.
Menurut Elita, kehadiran KNMP bukan sekadar program seremonial, melainkan peluang emas untuk menggerakkan roda perekonomian berbasis sumber daya alam lokal. Di saat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami efisiensi, inovasi seperti KNMP dianggap sebagai solusi cerdas.
“Ini peluang yang sangat bagus. Di tengah kondisi anggaran kita yang sedang mengalami pengurangan atau efisiensi, program KNMP hadir sebagai angin segar bagi penguatan ekonomi rakyat,” ungkap Elita.
Elita menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tidak boleh hanya berpangku tangan menunggu arahan dari Jakarta. Ia mendorong pemerintah daerah untuk bersikap lebih proaktif dan agresif dalam berkoordinasi dengan kementerian terkait. Langkah ini krusial mengingat persaingan antar-daerah dalam memperebutkan alokasi anggaran pusat sangat ketat, sehingga kesiapan administrasi dan data di lapangan menjadi penentu utama.
Dukungan penuh dari seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat diperlukan guna memastikan sinkronisasi program pusat dan daerah berjalan harmonis serta berkelanjutan.
Sebagai daerah yang memiliki garis pantai yang panjang dan kekayaan laut melimpah, Berau dinilai sangat layak menjadi pionir dalam implementasi Kampung Nelayan Merah Putih. Pembangunan infrastruktur pendukung dan modernisasi alat tangkap dalam program ini diprediksi akan meningkatkan taraf hidup ribuan nelayan lokal secara signifikan. Terobosan ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi keluarga nelayan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi hasil laut yang melimpah.
Elita berharap Pemkab mampu menunjukkan sikap kooperatif yang tinggi agar manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat bawah.
“Pemerintah daerah harus ‘jemput bola’. Jangan sampai kesempatan baik ini terlewatkan. Kita punya potensi kelautan yang luar biasa, sekarang tinggal bagaimana keseriusan kita menangkap peluang dari pusat tersebut,” pungkasnya. (Cha/Adv)











