DPRD Berau Dukung Upaya Mitigasi Banjir dengan Pengadaan EWS di Hulu Sungai
Anggota DPRD Berau, Ratna, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau dalam mengantisipasi potensi banjir di wilayah hulu Sungai Segah dan Kelay. Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pengadaan alat Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini banjir.
Menurut Ratna, langkah ini sangat penting mengingat karakteristik wilayah hulu Sungai Kelay dan Segah yang rentan terhadap luapan air dan banjir. Pengadaan alat EWS diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, sehingga mereka dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan evakuasi sebelum bencana meluas.
“Kita masih ingat betapa dahsyatnya dampak banjir yang melanda wilayah kita beberapa waktu lalu, menyebabkan kerusakan yang signifikan terhadap rumah-rumah warga, tempat ibadah, serta fasilitas publik lainnya. Kita tentu tidak ingin hal ini terulang kembali,” ungkap Ratna.
Selain pengadaan EWS, Ratna juga menekankan pentingnya peran aktif instansi terkait dalam menyampaikan informasi mengenai prakiraan cuaca secara berkala kepada masyarakat. Ia juga mengimbau agar sosialisasi mengenai langkah-langkah preventif dan tindakan penyelamatan diri terus digencarkan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir.
“Pengadaan alat EWS ini merupakan langkah yang sangat positif, namun efektivitasnya akan semakin optimal jika diimbangi dengan kegiatan sosialisasi yang berkelanjutan kepada masyarakat. Pemahaman masyarakat mengenai cara merespons peringatan dini dan langkah-langkah evakuasi yang tepat sangat penting untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh banjir,” jelasnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, menjelaskan bahwa alat EWS yang diadakan memiliki tingkat sensitivitas tinggi terhadap perubahan ketinggian air di hulu sungai. Hal ini memungkinkan alat tersebut untuk memberikan informasi secara real time kepada warga yang bermukim di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) terkait potensi terjadinya luapan air.
“Alat ini sangat penting sebagai bagian dari sistem deteksi dini, sehingga BPBD dapat segera memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, memungkinkan mereka untuk mengambil tindakan pencegahan dan penyelamatan yang diperlukan,” tandas . (Adv/iam)











