SDN 009 Pindah Gedung, Diharapkan Urai Persoalan Sekolah Kelebihan Murid
TANJUNG REDEB – Persoalan kelebihan daya tampung di sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Berau menjadi salah satu hal yang ingin dibenahi Dinas Pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memindahkan SDN 009 Pulau Panjang ke lokasi baru di Jalan Kedaung, Gang Jeruk, Kelurahan Sei Bedungun.
Relokasi tersebut diharapkan dapat mengurai ketimpangan penerimaan siswa yang selama ini terjadi di kawasan Pulau Panjang. Pasalnya, SDN 009 dan SDN 010 sebelumnya berada dalam satu halaman yang sama, sehingga membuat persebaran siswa berdasarkan domisili kurang merata.
Kondisi itu turut berdampak pada sekolah lain. SDN 002 Rinding, misalnya, hampir setiap tahun menghadapi persoalan kelebihan jumlah peserta didik saat penerimaan siswa baru.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan pemindahan SDN 009 menjadi salah satu langkah untuk menata kembali persebaran peserta didik. Dengan lokasi yang berbeda, calon siswa diharapkan memiliki pilihan sekolah yang lebih berimbang sesuai wilayah tempat tinggalnya.
“Dengan beroperasinya gedung baru di Sei Bedungun, SDN 009 Pulau Panjang akan segera melanjutkan pendidikan di lokasi yang baru. Mudah-mudahan bisa membantu mengurangi masalah lokasi dan memeratakan distribusi siswa,” ujarnya usai meninjau gedung baru beberapa waktu lalu.
Gedung sekolah yang berada di kawasan belakang Kantor DPRD Berau tersebut berdiri di atas lahan sekitar dua hektare. Lokasinya juga tidak jauh dari SMPN 5 Tanjung Redeb.
Selain membuka ruang persebaran siswa yang lebih luas, fasilitas di lokasi baru diharapkan mampu memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman dengan kapasitas tampung yang lebih memadai.
Mardiatul memastikan fasilitas pendukung di gedung baru telah disiapkan. Dinas Pendidikan juga mulai mengintensifkan sosialisasi kepada orang tua siswa agar perpindahan sekolah dapat berlangsung tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Menurutnya, penataan lokasi sekolah perlu dilakukan agar persoalan penumpukan peserta didik tidak terus berulang di setiap tahun ajaran baru. Pemerataan akses pendidikan juga diharapkan tidak hanya terpusat pada sekolah-sekolah tertentu, tetapi menjangkau seluruh wilayah.(Cha)











