Sekda Berau Ajak Semua Pihak Perkuat Sinergi Lindungi Perempuan dan Korban TPPO
Tanjung Redeb – Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan, anak, dan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Hal itu disampaikan Muhammad Said saat membuka kegiatan yang membahas penguatan koordinasi dan sinergi penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan TPPO. Senin, (31/08/2026).
Menurutnya, negara telah memberikan jaminan perlindungan melalui berbagai regulasi. Namun, keberhasilan perlindungan tersebut sangat bergantung pada kemampuan seluruh pihak dalam membangun sistem yang terpadu, cepat, tepat, dan berpihak kepada korban.
“Di balik setiap angka statistik kekerasan, terdapat perempuan yang kehilangan rasa aman, anak yang kehilangan masa kecilnya, keluarga yang mengalami luka, bahkan masa depan yang terancam,” ujarnya.
Karena itu, ia mengingatkan agar setiap laporan kasus tidak hanya dipandang sebagai data administratif semata. Lebih dari itu, setiap data merupakan representasi kehidupan seseorang yang membutuhkan perlindungan, pendampingan, serta keadilan.
Muhammad Said juga mengapresiasi pendekatan lintas sektor yang menjadi semangat utama dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan TPPO tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi berbagai pihak.
Sinergi tersebut mencakup pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, pekerja sosial, lembaga layanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah kampung, hingga organisasi kemasyarakatan.
“Kolaborasi inilah yang akan menghadirkan sistem perlindungan yang inklusif, responsif, mudah diakses, serta benar-benar memberikan rasa aman kepada korban,” katanya.
Ia berharap seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi agen perubahan di instansi maupun wilayah kerja masing-masing. Selain itu, koordinasi antarlembaga terus diperkuat, kualitas pencatatan dan pelaporan ditingkatkan, serta setiap kasus dapat ditangani secara cepat, tepat, dan berkeadilan.
Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Berau optimistis upaya perlindungan terhadap perempuan dan korban TPPO akan semakin efektif sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman dan memberikan kepastian perlindungan bagi masyarakat.(Adv/Cha)











