Perusahaan Tambang Salurkan Bantuan Rp120 Juta untuk Dukung Penanganan Karhutla di Berau
Tanjung Redeb – Sejumlah perusahaan pertambangan batu bara di Kabupaten Berau menyalurkan bantuan senilai hingga Rp120 juta guna mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan logistik petugas yang bertugas di lapangan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan apresiasinya atas keterlibatan pihak swasta yang dinilai cepat merespons upaya pemerintah dalam mengendalikan karhutla.
Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa logistik, tetapi juga mencakup penyediaan unit operasional dan personel.
“Dukungan dari perusahaan mulai berdatangan secara bertahap, baik dalam bentuk logistik, peralatan, maupun sumber daya manusia. Ini tentu sangat membantu proses penanganan karhutla,” ujarnya.
Sri Juniarsih menjelaskan, partisipasi dunia usaha merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Berau yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Ia menilai kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam menghadapi meningkatnya ancaman kebakaran.
Menurutnya, selain tambahan personel, petugas di lapangan juga membutuhkan dukungan logistik berupa makanan dan minuman agar tetap memiliki kondisi fisik yang prima selama menjalankan tugas.
“Dengan keterbatasan anggaran pemerintah di tengah kebijakan efisiensi, bantuan dari pihak ketiga menjadi dukungan yang sangat berarti untuk memperkuat upaya penanganan karhutla,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Muhdi, mengatakan bantuan dari perusahaan disalurkan melalui posko induk BPBD di Tanjung Redeb sebelum didistribusikan ke sejumlah posko di tingkat kecamatan.
Ia menyebut kebutuhan logistik masih cukup tinggi karena intensitas kebakaran belum menurun. Dalam sehari, petugas masih harus menangani sekitar lima hingga delapan titik kebakaran yang tersebar di berbagai wilayah.
“Kontribusi dari perusahaan sangat membantu mengatasi keterbatasan operasional, mulai dari penyediaan bahan bakar hingga konsumsi bagi personel yang bertugas di lapangan,” pungkasnya.(Adv/cha)











