banner dprd berau

Wisata Ramai, Pengamanan Minim: Ketiadaan Lifeguard di Pesisir Berau Disorot

Tanjung Redeb – Ketiadaan lifeguard atau penjaga pantai di sejumlah objek wisata pesisir Kabupaten Berau menjadi sorotan serius saat lonjakan kunjungan libur Lebaran 2026. Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keselamatan wisatawan, terlebih di tengah meningkatnya aktivitas wisata bahari.

Sejumlah insiden yang terjadi dalam beberapa hari terakhir memperkuat kekhawatiran tersebut. Mulai dari seorang lansia yang mengalami serangan jantung saat berwisata, hingga seorang anak berusia 9 tahun yang harus dilarikan ke puskesmas setelah terhantam kayu log di kawasan Lamin Guntur, Selasa (24/3/2026).

Baca Juga  DPRD Berau Inginkan Museum Batiwakkal Jadi Wisata Budaya Utama

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah, mengakui bahwa hingga saat ini belum ada tenaga lifeguard khusus yang disiagakan di objek wisata pesisir.

“Memang belum ada lifeguard khusus. Biasanya dari pengelola atau pemilik homestay ada yang berjaga, tapi saat pengunjung membludak tentu pengawasan tidak maksimal,” ungkapnya. Selasa, (31/03/2026).

Ia menegaskan, kondisi ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan standar keselamatan wisata. Terlebih, destinasi pesisir Berau terus mengalami peningkatan kunjungan setiap musim libur.

Baca Juga  Aksi Depan DPR RI, Masyarakat Mangkupadi Layangkan Tuntutan

Sebagai langkah antisipasi, Disbudpar bersama instansi terkait telah menyiapkan posko terpadu di sejumlah titik wisata ramai. Posko tersebut melibatkan berbagai unsur, seperti Basarnas dan PMI, guna merespons cepat jika terjadi keadaan darurat.

Selain itu, pihak kampung dan pengelola wisata juga diminta lebih sigap dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung. Fasilitas kesehatan seperti puskesmas pembantu (pustu) dan tenaga medis di tingkat kampung turut disiagakan selama periode libur.

Baca Juga  Digitalisasi Perlu Pemerataan, Dukung Wilayah Jauh

“Koordinasi terus kami lakukan agar penanganan bisa cepat ketika ada kejadian. Ini bagian dari upaya pencegahan agar risiko bisa diminimalkan,” pungkasnya.

Meski demikian, dorongan untuk menghadirkan lifeguard profesional di destinasi wisata pesisir kini semakin menguat, sebagai bagian dari peningkatan standar keamanan dan kenyamanan wisatawan di Berau. (Cha)