banner dprd berau

DPRD Berau Dorong Pemerintah Kampung Hadirkan Inovasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Berau – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau mendorong seluruh pemerintah kampung untuk segera menanggalkan pola kerja monoton dan konvensional. Para kepala kampung kini ditantang untuk melahirkan inovasi nyata yang mampu memperkuat pondasi pembangunan langsung dari tingkat akar rumput.

​Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan bahwa kepala kampung bukan sekadar pejabat administratif, melainkan ujung tombak perubahan sosial sekaligus mesin penggerak ekonomi di wilayahnya masing-masing. Menurutnya, sudah saatnya tata kelola pemerintahan kampung bertransformasi total, beralih dari sekadar menjalankan rutinitas birokrasi menjadi lebih kreatif, solutif, dan visioner.

Baca Juga  Tekan Biaya Hidup Masyarakat Pesisir, DPRD Berau Dorong Pembangunan Pasar Tradisional

“Kepala kampung harus memiliki keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Jangan hanya menunggu instruksi, tapi bacalah setiap peluang yang ada di depan mata, lalu hadirkan inovasi yang dampaknya bisa dirasakan langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ujar Subroto.

​Politisi dari Partai Golkar ini juga memberikan catatan kritis agar orientasi pembangunan di tingkat desa tidak melulu terfokus pada pembangunan fisik atau sekadar semenisasi jalan. Ia menilai, kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari infrastrukturnya, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia dan kemandirian ekonominya.

Baca Juga  Orca Singgah di Maratua, Sinyal Kuat Jadikan Daya Tarik Wisata Dunia

​”Pembangunan itu harus menyeluruh. Pengelolaan yang profesional, transparan, dan berbasis sistem digital akan membuat skema pembangunan kita jauh lebih efektif, tepat sasaran, serta berkelanjutan untuk generasi mendatang,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Subroto meminta adanya kolaborasi yang jauh lebih erat dan sinkron antara pemerintah kampung dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau. Sinergi lintas sektor ini dianggap krusial agar setiap program yang dijalankan tidak berbenturan dan benar-benar sesuai dengan potensi unik yang dimiliki tiap wilayah.

Baca Juga  Peredaran Narkoba Lewat Jalur Darat dan Laut Diwaspadai, Polres Berau Perketat Pengawasan

​Ia sangat optimis, jika setiap kampung mampu mengembangkan setidaknya satu produk unggulan baik itu melalui optimalisasi sektor pariwisata, pemberdayaan produk UMKM lokal yang berdaya saing, maupun digitalisasi layanan publik, hal tersebut secara otomatis akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.

​”Harapan besar kami ke depan adalah setiap kampung memiliki ciri khas dan identitas tersendiri yang menonjol. Inovasi itulah yang nantinya tidak hanya menjadi solusi bagi warga, tetapi juga menjadi identitas yang membanggakan bagi Kabupaten Berau di mata luar,” pungkasnya. (Cha/Adv)