banner dprd berau

Saga Soroti Tanggung Jawab Kontraktor hingga Masa Pemeliharaan

Tanjung Redeb – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, DPRD Kabupaten Berau menekankan pentingnya kualitas dalam setiap proyek infrastruktur yang dijalankan pemerintah daerah. Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, mengingatkan agar seluruh pekerjaan fisik tidak sekadar selesai, tetapi benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan.

​Menurutnya, pengawasan harus diperketat sejak awal, mulai dari tahap perencanaan hingga masa pemeliharaan. Ia menilai, masih ada proyek yang dinilai tidak sesuai standar bahkan melenceng dari perencanaan awal. Ketegasan dalam pengawasan sangat diperlukan guna memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan dari kas daerah tidak terbuang sia-sia akibat pengerjaan asal-asalan.

Baca Juga  DPRD Berau Soroti Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Pedalaman Kelay

​“Harus kita awasi. Karena ada saja proyek yang dianggap tidak sesuai standar atau bahkan keluar dari perencanaan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

​Saga menekankan, pengawasan tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi maupun ketepatan waktu pekerjaan. Lebih dari itu, kualitas hasil pembangunan harus menjadi prioritas utama agar anggaran yang digunakan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Bupati Janji Prioritaskan Peningkatan Jalan dan Air Bersih di Batu Putih

​“Proyek pembangunan bukan hanya soal selesai tepat waktu. Perencanaan harus sesuai standar, dan hasilnya maksimal sehingga tidak mengecewakan,” ujarnya.

​Ia juga menyoroti masih adanya kontraktor yang dinilai kurang bertanggung jawab, terutama ketika proyek telah dinyatakan rampung namun masih dalam masa pemeliharaan. Hal ini sangat krusial agar jika ditemukan kerusakan dini, pihak kontraktor wajib segera melakukan perbaikan tanpa membebani kembali anggaran daerah.

Baca Juga  Musrenbang RKPD 2027 Tabalar Fokus Pembahasan Tapal Batas Wilayah dan Air Bersih

​“Perlu evaluasi rutin. Jangan sampai setelah selesai dikerjakan, kontraktor lepas tangan, padahal masih masa pemeliharaan,” tambahnya.

​Melalui Komisi III DPRD Berau, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh proyek pembangunan. Pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, agar dana publik yang digunakan benar-benar berbanding lurus dengan kualitas pembangunan yang dirasakan masyarakat.

​“Kita sekarang sedang efisiensi. Jadi semua pekerjaan harus maksimal,” pungkasnya.(Cha/ADV)