Kampung Mandiri di Berau Bertambah Jadi 22, Kampung Berkembang Terus Berkurang
TANJUNG REDEB – Jumlah kampung yang mencapai status Mandiri di Kabupaten Berau kembali bertambah. Pemutakhiran data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau mencatat kini terdapat 22 kampung yang masuk kategori tersebut, naik dari sebelumnya 19 kampung.
Kenaikan itu menjadi bagian dari perubahan komposisi status perkembangan kampung di Berau. Pada saat yang sama, jumlah Kampung Maju juga meningkat dari 42 menjadi 47 kampung.
Sebaliknya, kampung yang masih berada pada status Berkembang mengalami penurunan. Dari sebelumnya tercatat 39 kampung, kini jumlahnya menjadi 30 kampung.
Kepala DPMK Berau, Tentram Rahayu, mengatakan perubahan tersebut menunjukkan adanya pergerakan positif dalam pembangunan di tingkat kampung. Meski demikian, peningkatan status tidak boleh hanya berhenti pada perubahan kategori administratif.
Menurutnya, capaian tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pengelolaan pemerintahan kampung serta manfaat pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Perubahan status ini menjadi indikator bahwa pembangunan di tingkat kampung terus bergerak maju. Namun tantangan berikutnya adalah memastikan peningkatan ini berlangsung merata dan berkelanjutan,” ungkapnya.
DPMK Berau juga mendorong kampung yang mengalami peningkatan status untuk terus memperkuat potensi ekonomi lokal. Upaya tersebut dinilai penting agar kampung memiliki sumber pendapatan dan aktivitas ekonomi yang dapat menopang kemandirian masyarakat.
Selain sektor ekonomi, peningkatan status juga perlu dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan dan pendidikan hingga pembangunan infrastruktur.
Tentram mengingatkan pemerintah kampung agar perencanaan pembangunan tetap mengacu pada kondisi dan kebutuhan masyarakat yang tercermin dalam instrumen Indeks Desa.
“Jangan sampai statusnya naik, tapi dampak pelayanan ke masyarakat tidak dirasakan,” pungkasnya. (Cha)











