banner dprd berau

DPRD Berau Minta Warga Waspada Dampak Buruk Cuaca Ekstrem

Berau – Masyarakat Kabupaten Berau diminta untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan prediksi masuknya fenomena El Nino selepas Maret ini. Kondisi iklim yang cenderung lebih kering dan suhu udara yang melonjak tajam menjadi ancaman serius bagi kebugaran fisik warga di Bumi Batiwakkal.

​Ketua DPRD Berau, Deddy Okto Nooryanto, secara khusus menyoroti pentingnya menjaga daya tahan tubuh. Menurutnya, sengatan matahari yang melampaui batas normal bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan risiko kesehatan yang nyata. Fenomena ini juga berpotensi memicu kekeringan yang berdampak pada ketersediaan air bersih serta sektor pertanian lokal.

Baca Juga  Asrinsyah Masih Ditahan, Kejari Berau Kebut Pelimpahan Agar Sidang Segera Digelar

​”Kita harus menjaga diri. Kalau tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya jangan terlalu banyak beraktivitas di luar. Fokus pada menjaga kesehatan masing-masing,” tegas Deddy.

​Ia menyarankan agar warga rutin mengonsumsi air putih secara berkala guna menghindari dehidrasi akut dan kelelahan panas (heat exhaustion). Selain itu, penggunaan pelindung diri seperti topi atau tabir surya sangat dianjurkan bagi mereka yang terpaksa bekerja di bawah terik matahari demi menjaga stamina tetap stabil.

Baca Juga  Pembangunan BLK Berau Ditargetkan Menelan Anggaran Rp 210 Miliar

​Lebih lanjut, Deddy memproyeksikan bahwa suhu udara ke depan akan jauh lebih “membakar” dibandingkan kondisi saat ini. Hal inilah yang mendasari perlunya langkah preventif sebelum El Nino mencapai puncaknya. Dirinya juga menekankan agar dinas terkait segera melakukan langkah mitigasi guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang kerap menyertai musim kemarau panjang.

Baca Juga  Kekurangan Dokter Spesialis di Berau Disorot DPRD, Ratna Dorong Pemkab Prioritaskan Program Pendidikan Dokter

​”Panasnya nanti kemungkinan besar melebihi apa yang kita rasakan sekarang. Jadi, persiapkan fisik sejak dini,” tambahnya.

​Melalui peringatan ini, DPRD Berau berharap masyarakat dan pemerintah daerah dapat bersinergi dalam memantau perkembangan cuaca guna meminimalisir dampak buruk yang mungkin timbul akibat fenomena alam tersebut. Upaya kolektif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas kesehatan dan produktivitas warga selama menghadapi anomali cuaca ekstrem ke depan. (Cha/Adv)