banner dprd berau

Insiden Nelayan Hanyut di Muara Berau Jadi Alarm Keselamatan

Tanjung Redeb – Insiden hanyutnya seorang nelayan di perairan Muara Berau beberapa hari lalu menjadi peringatan serius bagi masyarakat pesisir agar lebih mengutamakan keselamatan saat melaut.

Peristiwa yang menimpa Usman, warga Kampung Kasai, pada Senin (23/3) lalu itu menjadi gambaran nyata bahwa risiko di laut dapat terjadi kapan saja. Terlebih jika kondisi cuaca dan kelayakan armada tidak diperhatikan secara matang.

Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, menegaskan agar nelayan tidak memaksakan diri melaut dalam kondisi berbahaya. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama dibandingkan hasil tangkapan.

Baca Juga  Pembangunan Infrastruktur di Pesisir Berau Terkendala Pasokan Material

“Peristiwa ini harus menjadi pelajaran bersama. Kami mengimbau seluruh nelayan agar tidak nekat melaut ketika cuaca buruk atau kondisi perahu tidak layak,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, Usman sempat hanyut setelah perahunya tenggelam. Beruntung, korban berhasil selamat. Namun, peristiwa itu menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan nelayan lainnya di wilayah pesisir Berau.

Iwan menjelaskan, kecelakaan laut tidak hanya disebabkan faktor alam, tetapi juga kelalaian manusia. Di antaranya memaksakan diri melaut saat gelombang tinggi serta penggunaan perahu yang tidak dalam kondisi prima.

Baca Juga  Targetkan Wisatawan Global, Anggota DPRD Berau Desak Promosi Digital Diperkuat

“Keselamatan itu yang utama. Jangan sampai karena ingin cepat mendapatkan hasil, justru mengabaikan risiko yang bisa membahayakan nyawa,” tegasnya.

Selain itu, nelayan juga diingatkan untuk selalu melengkapi diri dengan peralatan keselamatan dasar seperti pelampung, serta memastikan kondisi mesin dan badan perahu dalam keadaan baik sebelum berangkat.

Ia juga menekankan pentingnya memantau informasi prakiraan cuaca dari instansi terkait guna mengantisipasi potensi bahaya sejak dini.

Baca Juga  Dukung Rencana Pemerintah Pusat, DPRD Berau Minta Pengawasan WFH ASN Diperketat

“Lebih baik menunda melaut daripada mengambil risiko besar. Keluarga di rumah tentu menunggu kita pulang dengan selamat,” tambahnya.

Tak hanya nelayan, masyarakat yang gemar memancing di wilayah pesisir juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan.

Dengan adanya kejadian ini, kepolisian berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di laut semakin meningkat, sehingga insiden serupa dapat dicegah di masa mendatang. (Cha)