Petani Berau Dinilai Masih Rentan, DPRD Dorong Sistem Perlindungan Hasil Panen
Tanjung Redeb – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina menyoroti kondisi petani di Kabupaten Berau yang dinilai masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan. Di tengah pesatnya pembangunan daerah, ia menilai sektor pertanian belum sepenuhnya mendapatkan perhatian yang sebanding.
Menurut Elita, petani memegang peranan penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Namun hingga kini, banyak dari mereka masih harus berjuang dengan keterbatasan akses modal, sarana produksi, hingga perlindungan terhadap hasil panen.
Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang paling sering dikeluhkan petani adalah ketidakseimbangan antara biaya produksi dan harga jual hasil pertanian. Kenaikan harga pupuk dan biaya tanam dinilai tidak sejalan dengan nilai jual gabah maupun komoditas pertanian lainnya di pasaran.
Kondisi tersebut membuat sebagian petani kesulitan menutup biaya operasional, bahkan tidak jarang mengalami kerugian ketika harga panen jatuh pada musim tertentu.
Elita menilai pemerintah daerah perlu menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada petani, terutama dalam menciptakan sistem perdagangan yang lebih adil. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah memperkuat peran kelembagaan petani di tingkat kampung.
Menurutnya, keberadaan koperasi tani maupun Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dapat menjadi solusi untuk membantu petani dalam pengelolaan hasil, distribusi hingga pemasaran produk pertanian.
Dengan adanya sistem tersebut, petani diharapkan tidak lagi berhadapan langsung dengan mekanisme pasar yang seringkali merugikan mereka. Ia berharap langkah-langkah konkret dari pemerintah daerah dapat segera dilakukan agar kesejahteraan petani di Berau dapat meningkat secara berkelanjutan.
Selain itu, Elita menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Pertanian dan sektor swasta dalam penyediaan teknologi tepat guna. Hal ini diharapkan mampu memangkas biaya produksi sekaligus mendongkrak kualitas serta daya saing komoditas lokal. (Cha/ADV)











