Sutami Serukan Perbaiki Kinerja BUMD, Harap Jadi Kebanggaan Daerah
Berau – Seruan meningkatkan kinerja BUMD kembali menjadi topik hangat dalam diskusi Komisi II DPRD Berau. Anggota Komisi II Sutami menegaskan, BUMD harus mampu menunjukkan kontribusi nyata pada PAD, bukan hanya ada tanpa memberikan manfaat terbesar bagi perekonomian daerah.
Menurutnya, keberadaan BUMD seharusnya berperan sebagai alat strategis dalam memperkuat struktur ekonomi lokal. Namun kenyataannya, sampai saat ini sejumlah BUMD masih belum memberikan hasil yang sesuai dengan mandat ketika didirikan.
“BUMD jangan hanya sebagai tambahan agar tampak ada saja. Keberadaannya harus bisa memberikan manfaat nyata, baik untuk menaikkan PAD maupun mendorong ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia menganggap bahwa banyak potensi ekonomi daerah yang belum dieksploitasi secara optimal melalui BUMD, baik di sektor pariwisata, perdagangan, energi, maupun layanan publik. Rendahnya produktivitas itu membuat keberadaan BUMD belum bisa diklasifikasikan sebagai efektif.
“Kalau terus berjalan tanpa target dan tanpa pencapaian yang jelas, maka BUMD hanya akan menjadi beban anggaran. Seharusnya mereka bisa bersaing seperti perusahaan profesional lainnya,” jelasnya.
Sutami menekankan setiap BUMD wajib memiliki rencana bisnis realistis dan indikator kinerja yang dapat diukur. Evaluasi secara teratur juga harus dilakukan dengan transparansi agar arah perkembangan perusahaan daerah jelas dan tidak terjebak stagnasi.
“Kami ingin melihat strategi bisnisnya, inovasinya apa, bagaimana tata kelola manajemennya. Anggaran sudah dialokasikan, tapi apakah ada kemajuan yang nyata? Itu yang harus dijawab,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong kompetensi kuat pada pengelola BUMD, karena keberhasilan sangat bergantung pada profesionalisme SDM. Ia juga mengusulkan evaluasi menyeluruh terhadap semua BUMD jika tidak ada prospek, perlu reformasi struktural seperti penataan ulang, penggabungan, atau penutupan.
“Langkah ini penting agar anggaran tidak sia-sia dan masyarakat merasakan manfaat. Harapannya BUMD menjadi penggerak ekonomi lokal dan penyedia lapangan kerja. Bisa jadi kebanggaan daerah jika dikelola profesional dan akuntabel, bahkan sumber utama PAD dan pendorong kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Adv/iam)











