banner dprd berau

Mendesak, Gayam Butuh Hidran,3 Kebakaran Awal Tahun Jadi Alarm Peringatan

TANJUNG REDEB. Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah yang rawan kebakaran. Awal tahun 2025, tiga kebakaran beruntun terjadi di kelurahan ini.

Tiga kebakaran itu masing-masing terjadi di Gang Husada, Jalan Milono RT 12, dan Jalan Nusantara. Untuk mencegah kebakaran ini tidak terjadi lagi di masa mendatang, langkah antisipasi dan perlindungan dini memang sangat diperlukan.

Baca Juga  Gubernur Targetkan Semua Kecamatan di Berau Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Terkait itu, Lurah Gayam Purwawijaya menjelaskan salah satu langkah antisipasi awal untuk mengurangi resiko kebakaran yakni dengan membangun hidran kebakaran. Mengingat Milono sangat rentan terhadap kebakaran tersebut.

“Selama kebakaran terjadi kemarin, hidran itu hampir tidak ditemukan di setiap lorong atau gang. Ini membuat kami kesulitan memadamkan api lebih dulu sebelum petugas datang,” ungkapnya.

“Sehingga harapan ke pemerintah yang akan datang untuk antisipasi kebakaran mendatang dengan memasang hidran. Apalagi tempat kami itu daerah rapat penduduk, perkampungan tua,” sambungnya.

Baca Juga  DPRD Berau Desak Pemerintah Daerah Hentikan Pembongkaran Infrastruktur Layak di 2026

Selain hidran, lanjutnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dan meminta kesediaan PLN untuk memeriksa kembali instalasi listrik di rumah warga. Mengingat korsleting listrik juga menjadi penyebab kebakaran.

“Apalagi saat musim hujan, kita pikir aman-aman saja tapi itu tadi namanya musibah, korsleting bisa terjadi,” jelasnya.

Tak hanya pemerintah, Purwawijaya juga meminta warganya untuk tidak melakukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Berikutnya, dapat mendengarkan dengan baik berbagai imbauan yang sudah disampaikan.

Baca Juga  Dorong DLHK Perbanyak Pohon Peneduh di Tepian untuk Meningkatkan Kenyamanan dan Ekonomi Lokal

“Kami juga mengimbau pemilik sewaan yang memiliki rumah yang tidak dihuni cukup lama, kondisinya juga di tengah-tengah perumahan masyarakat, kami harapkan ditertibkan kembali,” tandasnya. (*/)