Manutung Jukut Ditiadakan, Distribusi Ikan ke Warga Tetap Berjalan
Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau memutuskan membatalkan kegiatan Manutung Jukut yang semula menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Berau. Meski demikian, pembagian ikan kepada masyarakat tetap akan dilaksanakan.
Keputusan tersebut disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam arahannya pada pertemuan bersama perusahaan dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati mengatakan, pembatalan kegiatan Manutung Jukut dilakukan untuk menciptakan situasi yang lebih kondusif serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan menjelang pelaksanaan Hari Jadi Berau.
“Kami meniadakan Manutung Jukut, tapi bukan berarti memberikan ikan kepada masyarakat dibatalkan. Jadi kami akan melaksanakan apa yang kita rencanakan berupa memberikan ikan kepada masyarakat, dan silakan diolah di rumahnya masing-masing,” ujar Sri Juniarsih.
Ia juga meminta perusahaan yang selama ini mendukung kegiatan tersebut tetap berkomitmen membantu penyediaan ikan bagi masyarakat, meskipun kegiatan memasak ikan secara massal tidak lagi dilaksanakan.
“Saya minta perusahaan tetap komitmen untuk membantu kami dalam permohonan ikan kepada masyarakat, walaupun tidak ada acara Manutung Jukut,” katanya.
Selain itu, Bupati meminta koordinasi lebih lanjut antara Dinas Perikanan dan pihak terkait agar mekanisme distribusi ikan kepada masyarakat dapat berjalan sesuai rencana.
“Ini juga mungkin Pak Faris untuk dikoordinasikan dengan Dinas Perikanan terkait acara Hari Jadi Berau. Kita batalkan acara Manutung Jukut supaya ruang lebih kondusif dan menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” tutupnya.
Dengan keputusan tersebut, tradisi Manutung Jukut tahun ini ditiadakan, namun program pembagian ikan kepada masyarakat sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Berau tetap dilanjutkan melalui mekanisme distribusi langsung kepada warga.(Cha)











