banner dprd berau

ELC Siapkan Learning Center di Maratua, Perkuat SDM Pariwisata Berau

Tanjung Redeb – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata di Kabupaten Berau terus diperkuat. Salah satunya melalui kolaborasi antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau dengan English Learning Community (ELC) yang akan menghadirkan Learning Center di Pulau Maratua.

Pejabat Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudpar Berau, Asri Toldo, mengatakan pemerintah daerah memiliki komitmen untuk mengembangkan kemampuan bahasa asing bagi masyarakat di kawasan destinasi wisata.

Baca Juga  Hari Bhayangkara ke-79, Polres Berau Siap Melayani Masyarakat dengan Lebih Baik

“Tahun ini rencananya akan ada pelatihan bahasa Inggris di Maratua. Kita juga sedang menyiapkan Learning Center di sana agar kegiatan pengembangan bahasa Inggris bisa lebih mudah dilakukan,” ujarnya.

Menurut Asri, program tersebut merupakan kelanjutan dari pelatihan bahasa Inggris yang telah dilaksanakan selama dua bulan pada tahun lalu. Saat itu, instruktur ditempatkan langsung di Maratua untuk membuka beberapa kelas bagi masyarakat.

Baca Juga  Longsor di Jalan Poros Pegat Bukur, Akses Tiga Kampung Nyaris Terputus

“Tahun lalu kita sudah melakukan pelatihan selama dua bulan di Maratua. Tahun ini rencananya juga akan kita lakukan lagi, kemungkinan pada akhir tahun,” katanya.

Ia menjelaskan, pengembangan kemampuan bahasa Inggris tidak hanya menjadi tanggung jawab Disbudpar, tetapi juga melibatkan berbagai mitra, termasuk komunitas, organisasi masyarakat, perusahaan hingga lembaga swadaya masyarakat.

“Harapannya bukan hanya Dinas Pariwisata yang mengambil peran, tetapi juga OPD lain, perusahaan, LSM, dan seluruh mitra pariwisata bisa ikut mendukung,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Berau Soroti Pentingnya NIB untuk UMKM, Minta OPD Bersinergi

Selain pelatihan bahasa Inggris, Disbudpar juga akan mengintegrasikan berbagai pelatihan lain, seperti mitigasi bencana bagi pelaku wisata di kawasan Maratua.

Ke depan, model pembelajaran serupa diharapkan dapat diterapkan di destinasi wisata lainnya di Kabupaten Berau, sehingga kualitas pelayanan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, semakin meningkat.(Cha)