banner dprd berau

Caping Beam Siring Rusak, DPUPR Belum Hitung Kerugian

Tanjung Redeb – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau masih melakukan penelaahan terhadap kerusakan Siring Tepian Ahmad Yani yang diserempet kapal pengangkut peti kemas KM Pekan Riau pada Minggu (2/8/2026) pagi.

Sebelumnya, kapal pengangkut peti kemas KM Pekan Riau menyerempet Siring Tepian Ahmad Yani di Tanjung Redeb saat melakukan manuver di Sungai Segah.

Insiden tersebut menyebabkan sejumlah bagian fasilitas tepi sungai mengalami kerusakan dan kini masih dalam proses penanganan serta evaluasi oleh instansi terkait.

Baca Juga  Kemiri Sunan Bukan Sekadar Penghijauan, Eks Wamen ESDM Sebut Bisa Hasilkan Biodiesel

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Berau, Hendra Pranata, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan awal, kerusakan yang terlihat secara visual berada pada bagian aksesoris dan caping beam.

“Kalau dari saya, Bidang SDA, baru lihat secara visual saja. Ada aksesoris yang pecah sama caping beam yang sompal,” ujarnya.

Hendra menjelaskan, caping beam bukan sekadar elemen pelengkap, melainkan merupakan bagian dari komponen struktur siring.

Baca Juga  Pemkab Gelontorkan 1 Miliar untuk Jalur Tracking Tembus Danau Nyadeng

“Caping beam itu komponen struktur,” katanya.

Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah kerusakan tersebut hanya berdampak pada tampilan fisik atau turut memengaruhi kekuatan dan keamanan konstruksi siring. DPUPR masih akan mengkaji kebutuhan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Masih kita teliti dulu kebutuhannya, Mbak,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media Lensanusantara.id. Minggu, (2/08).

Baca Juga  Minuman Kekinian Wajib Berlabel Gizi, DPRD Berau: Langkah Bijak untuk Kesehatan Bersama

Terkait potensi kerugian akibat insiden tersebut, Hendra mengaku belum dapat memberikan nilai pasti. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah mengembalikan fungsi siring seperti semula.

“Belum. Kalau bisa ya kembali ke fungsi semula saja. Nda perlu kita hitung nilai-nilainya,” pungkasnya.(Cha)