DPRD Berau Dorong Pemkab Lakukan Kajian Matang Terkait Pemasangan CCTV Kota
Tanjung Redeb – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk memperluas jaringan kamera pemantau (CCTV) di wilayah perkotaan mendapat respons kritis dari pihak legislatif. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan bahwa proyek digitalisasi pengamanan ini memerlukan kajian serius agar tidak sekadar menjadi formalitas pengadaan barang. Langkah preventif ini sejatinya harus dipersiapkan secara matang dan komprehensif.
Subroto menjelaskan bahwa dasar kajian yang matang akan menjamin fungsi kamera pemantau berjalan sesuai tujuan utamanya, yakni menekan angka kriminalitas dan memantau lalu lintas secara efektif. Ia menggarisbawahi pentingnya efisiensi agar anggaran daerah yang dikucurkan tidak terbuang sia-sia untuk perangkat yang mungkin tidak bekerja maksimal di lapangan.
“Tentu kita dukung karena ini bertujuan untuk memantau dan mencegah kecelakaan maupun kejahatan. Tapi harus dibuat kajian yang serius,” ungkap Subroto saat memberikan arahannya terkait rencana tersebut.
Dalam pernyataannya, Subroto mendesak Diskominfo Berau untuk segera merumuskan skema operasional yang terintegrasi. Hal ini mencakup pembuatan pemetaan wilayah yang jelas guna menentukan skala prioritas antara zona yang rawan dan yang aman. Dengan adanya peta kerawanan tersebut, penempatan perangkat diharapkan bisa lebih tepat sasaran dan memberikan rasa aman yang nyata bagi warga.
“Untuk memastikan itu terlaksana dengan baik kami minta juga dibuat pemetaan yang jelas. Mana yang rawan, mana yang tidak supaya ada skala prioritas juga,” tandasnya.
Menariknya, ia juga mengusulkan agar jangkauan pengawasan tidak hanya terpaku pada jalan-jalan protokol atau persimpangan besar saja. Subroto mendorong agar akses masuk ke gang-gang pemukiman turut dipasangi perangkat serupa demi memperluas ruang pengawasan hingga ke sudut-sudut kecil kota. Melalui langkah ini, ia berharap ketertiban umum di Berau dapat terjaga secara menyeluruh dan optimal. (Cha/Adv)











