banner dprd berau

Sikapi Retakan di Fondasi Jembatan Bujangga, DPUPR dan BBPJN Segera Terjunkan Tim Ahli

Berau – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau bersama Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur mengambil langkah cepat menyikapi temuan retakan pada konstruksi Jembatan Bujangga. Pemerintah mendorong agar portal pembatas kendaraan berat kembali diaktifkan sebagai upaya pengamanan sementara.

​Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengungkapkan bahwa retakan tersebut ditemukan pada bagian plat di atas pile cap fondasi jembatan saat pihaknya melakukan peninjauan lapangan.

Baca Juga  DPRD Berau Soroti Pentingnya NIB untuk UMKM, Minta OPD Bersinergi

​”Dari hasil pengecekan, retakannya memang terlihat sudah lama. Namun karena ini menyangkut keselamatan konstruksi, kami mendorong dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh tim ahli,” Ucapnya.

​Sambil menunggu kajian teknis dari BBPJN, Junaidi menegaskan bahwa pembatasan kendaraan bertonase besar merupakan hal mendesak yang harus segera diberlakukan. Pengaktifan kembali portal fisik dianggap sebagai langkah pencegahan paling efektif agar truk bermuatan besar tidak melintas untuk sementara waktu.

​Menurutnya, portal tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai penghalang fisik, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. “Portal harus mengedepankan aspek informasi, sehingga pengguna jalan paham bahwa jembatan sedang dalam pemantauan teknis dan butuh pembatasan beban,” tambahnya.

Baca Juga  Wujudkan Indonesia Asri, Polres Berau beserta Jajaran Gelar Kerja Bakti Serentak

​Di sisi lain, Koordinator Lapangan BBPJN Kaltim Ruas Labanan-Tanjung Redeb, Akhmad Supriyatno, menyampaikan bahwa pihaknya segera melaporkan temuan ini ke tingkat pusat. Ia menjelaskan bahwa penanganan lebih lanjut akan diputuskan setelah adanya evaluasi dari tenaga ahli.

​”Kami akan segera membuat laporan ke pusat agar dilakukan pengecekan oleh tenaga ahli. Setelah itu akan ditentukan langkah penanganan berikutnya,” jelasnya.

Baca Juga  Jalan Pulau Derawan Mulai Diperbaiki, DPUPR Berau Turunkan TRC

​Selama masa evaluasi berlangsung, BBPJN mengimbau dengan tegas agar kendaraan berat tidak melintasi jembatan. Dukungan dan kepatuhan dari masyarakat serta pengguna jalan sangat diharapkan demi menjaga stabilitas struktur jembatan dan keselamatan bersama.

​Saat ini, DPUPR dan BBPJN masih terus melakukan pemantauan berkala di lokasi sambil menunggu hasil evaluasi teknis yang lebih komprehensif. (*/)