banner dprd berau

Desak Atasi Krisis Penyuluh Pertanian

Berau – Anggota DPRD Berau, Subroto, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk segera mencari solusi komprehensif terkait kekurangan jumlah penyuluh pertanian di wilayah tersebut. Kelangkaan tenaga ahli ini dianggap sebagai hambatan serius dalam upaya peningkatan hasil dan kualitas sektor pertanian Berau.

Subroto menekankan bahwa penambahan personel dan penyediaan sarana prasarana pendukung bagi penyuluh adalah hal yang sangat mendesak.

“Penambahan personel dan penyediaan sarana pendukung sangat penting guna meningkatkan sektor pertanian, terutama di sentra-sentra produksi pangan,” ujar Subroto.

Baca Juga  Maratua Siapkan Embung Baru, Berau Hemat Rp10 Miliar

Ia menjelaskan bahwa salah satu kendala utama yang dihadapi Pemkab dalam penanganan masalah ini adalah regulasi ketat yang membatasi pengangkatan tenaga penyuluh dari pegawai tidak tetap (PTT) atau tenaga honorer. Dengan kondisi tersebut, Subroto menyebut pengangkatan melalui jalur Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi satu-satunya pilihan yang tersedia saat ini, sebuah proses yang membutuhkan waktu dan kuota dari pemerintah pusat.

Baca Juga  Maskapai Baru di Kalimarau, Ketua Komisi II DPRD Berau: Peluang Tekan Harga dan Buka Akses Wisata

Meskipun demikian, Subroto mendesak dinas terkait agar tidak hanya bergantung pada rekrutmen ASN.

“Dinas terkait juga perlu mencari petani lokal yang berpotensi untuk dijadikan tim penyuluh. Mereka adalah aset yang paling memahami kondisi lapangan di desa masing-masing,” tambahnya.

Subroto menekankan urgensi masalah ini mengingat sektor pertanian merupakan salah satu sektor unggulan Kabupaten Berau, bersanding dengan pariwisata. Oleh karena itu, investasi dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana penyuluhan menjadi krusial.

Baca Juga  DPRD Dorong Pembangunan Intake PDAM di Tanjung Batu untuk Suplai Air Bersih ke Derawan

“Peningkatan ini sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan sektor pertanian di Berau agar dapat bersaing dan menjamin ketahanan pangan daerah,” pungkasnya, menegaskan pentingnya dukungan penuh Pemkab pada desa-desa yang menjadi sentra pertanian.(adv/ms)