banner dprd berau

SD 001 Filial Kampung Birang Berdiri, Warga Masih Berjuang Lengkapi Fasilitas Sekolah

Tanjung Redeb – Pembangunan gedung SD 001 Filial di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur, telah selesai dikerjakan. Namun, bangunan yang tersedia saat ini baru terdiri dari tiga ruang kelas, sementara kebutuhan ideal sekolah tersebut mencapai tujuh ruangan.

Ketua RT 017 Kampung Birang, Fadly, menjelaskan bahwa tiga ruang kelas tersebut merupakan bentuk komitmen awal PT TRH yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Berau untuk menyediakan sarana pendidikan yang layak bagi anak-anak di kawasan Jalan Poros Berau–Bulungan KM 42.

Ia meluruskan informasi yang sebelumnya beredar mengenai pembangunan tujuh ruang kelas. Menurutnya, kesepakatan awal antara perusahaan dan pemerintah memang hanya mencakup pembangunan tiga ruangan.

Baca Juga  Seanergy Fuel Storage Jawab Keluhan BBM Nelayan Maratua

“Setelah kami bertemu langsung dengan pihak PT TRH, dipastikan bahwa komitmen awal bersama Bupati hanya membangun tiga ruang kelas,” ujarnya.

Selain bangunan kelas, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau juga telah melengkapi fasilitas belajar berupa 51 paket meja dan kursi siswa serta papan tulis. Meski demikian, sejumlah fasilitas pendukung masih harus dipenuhi.

Untuk sementara, masyarakat setempat bergotong royong membangun ruang guru secara swadaya. Hingga kini, progres pembangunannya telah mencapai sekitar 90 persen.

Baca Juga  Kemenag Berau Atur Pola Belajar Madrasah Selama Ramadan

Ke depan, warga masih menargetkan pembangunan tiga ruang kelas tambahan, ruang guru permanen, serta fasilitas sanitasi berupa tiga unit toilet. Namun, rencana tersebut masih terkendala keterbatasan material bangunan.

Saat ini, kebutuhan paling mendesak meliputi sekitar 1.000 bata merah, 20 sak semen, dan satu rit pasir untuk pembangunan toilet. Selain itu, material tambahan juga diperlukan guna menyelesaikan bangunan lain serta pengecoran lantai sekolah.

Tak hanya persoalan gedung, sekolah juga belum memiliki akses listrik dan air bersih yang memadai. Fadly mengatakan, hingga kini belum ada kepastian mengenai sumber pendanaan untuk penyediaan listrik, meski penggunaan panel surya sempat menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan.

Baca Juga  Pjs Bupati Dampingi Pj Gubernur Kaltim Tinjau Program Pasca Tambang PT Berau Coal

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga berencana menyediakan dua tandon berkapasitas antara 1.200 hingga 2.200 liter. Air akan dipompa dari sungai apabila musim kemarau menyebabkan sumber air terbatas.

Di sisi keamanan, warga berharap adanya dukungan PT Resky untuk membangun pagar di sekeliling sekolah. Hal ini dinilai penting karena lokasi sekolah berada tepat di tepi jalur logistik perusahaan yang setiap hari dilintasi kendaraan berat, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan para siswa.(Cha)