banner dprd berau

DLHK Berau Akui Kekurangan Tenaga dan Sarana Jadi Kendala Penanganan Sampah

Tanjung Redeb – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau, Zulkifli Azhari, mengungkapkan bahwa keterbatasan tenaga kerja masih menjadi salah satu kendala dalam penanganan sampah di wilayah Kabupaten Berau.

Menanggapi keluhan Bupati Berau, saat ini jumlah petugas kebersihan yang tersebar di 13 kecamatan masih sangat terbatas. Dari kebutuhan yang ada, setiap kecamatan hanya memiliki sekitar 40 pekerja, sehingga dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pelayanan kebersihan.

Baca Juga  Komitmen Ciptakan SDM yang Handal Bahkan untuk WBP

Menurutnya, persoalan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan jumlah tenaga kerja, tetapi juga menyangkut keterbatasan sarana penunjang operasional.

“Itu salah satunya sekarang. Kendalanya itu bukan hanya kepada tenaga kerjanya, tapi sarana mobilitasnya juga, BBM-nya juga, itu perlu,” katanya.

Zulkifli menegaskan, penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan petugas di lapangan. Ia berharap masyarakat turut berperan aktif dengan membuang sampah pada tempatnya agar volume sampah yang harus ditangani tidak semakin meningkat.

Baca Juga  Puluhan Casis Ikuti Rikmin Awal di Polres Berau

“Jadi penanganan sampah ini kan tidak hanya sebatas bagaimana operasional dari tenaga kita. Makanya kita harapkan masyarakat dari awal sudah bisa menjaga, jangan membuang sampah sembarangan, dan itu berdampak kepada efisiensi kita juga,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila masyarakat disiplin dalam mengelola sampah, pemerintah daerah dapat lebih menghemat anggaran operasional yang selama ini digunakan untuk penanganan sampah.

Baca Juga  M2F 2026 Usung Kampanye Lingkungan, Puluhan Pohon Akan Ditanam

“Kita juga tidak banyak mengeluarkan anggaran untuk membuang sampah itu. Tapi kalau mereka membuang sampah sembarangan, ya otomatis kita bekerja lebih optimal,” pungkasnya.(Cha)