banner dprd berau

Beasiswa Berau Cerdas Kebanjiran Pendaftar, Seleksi Diperketat

Tanjung Redeb – Program Beasiswa Berau Cerdas kembali mendapat perhatian besar dari pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Berau. Meski kuota penerima tahun 2026 hanya disiapkan untuk 1.050 orang, jumlah pendaftar justru melonjak hingga lebih dari dua kali lipat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Berau, Toto Marjito, mengungkapkan hingga penutupan sementara pendaftaran pada 13 Mei lalu, total peserta yang mendaftar telah mencapai 2.481 orang.

Baca Juga  Jelang Pemilu, Kapolda Kaltara Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kodam VI Mulawarman

“Jumlah pendaftar sudah mencapai 2.481 orang, terdiri dari 849 mahasiswa dan 1.632 siswa SLTA. Karena kuotanya terbatas, sementara pendaftaran kami tutup dulu,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, kuota penerima tahun ini dibagi menjadi dua kategori, yakni 500 siswa tingkat SMA/sederajat dan 550 mahasiswa jenjang S1. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan bantuan pendidikan sebesar Rp3 juta untuk pelajar SMA dan Rp4 juta bagi mahasiswa, yang diberikan satu kali dalam setahun.

Baca Juga  OIKN Akan Lakukan POC di Balikpapan

“Kalau ditotal, anggaran yang disiapkan lebih dari Rp3 miliar untuk mendukung program Beasiswa Berau Cerdas ini,” katanya.

Meski jumlah pendaftar sangat tinggi, proses seleksi tetap dilakukan secara ketat. Toto menegaskan, peserta yang tidak melengkapi dokumen persyaratan otomatis dinyatakan gugur pada tahap verifikasi administrasi.

“Masih ada peserta yang belum lengkap mengunggah berkas seperti kartu keluarga, KTP, dan dokumen lainnya. Kalau persyaratan tidak lengkap, otomatis tidak bisa lanjut,” jelasnya.

Baca Juga  Pencairan Dana Kampung di Berau Masih Setengah Jalan

Melihat tingginya antusias masyarakat, Pemkab Berau membuka peluang penambahan penerima melalui anggaran perubahan apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan.

“Peserta yang belum terakomodir di kuota awal nanti akan kami usulkan lagi di anggaran perubahan. Mudah-mudahan kemampuan keuangan daerah mencukupi supaya lebih banyak yang bisa dibantu,” pungkasnya. (Cha)