banner dprd berau

Bukan Sekadar Jual Ikan, Berau Bidik Stunting dan Inflasi

Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau memanfaatkan momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Timur untuk menghadirkan Pasar Ikan Murah sebagai upaya menekan inflasi sekaligus mempercepat penurunan angka stunting.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, satu kegiatan harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Saat ini situasi keuangan tidak baik-baik saja. Kita sedang efisiensi anggaran. Karena itu saya meminta kepala OPD mengemas satu kegiatan dengan melibatkan beberapa OPD. Acara ini sebenarnya kegiatan DP3AKB, tetapi saya libatkan Dinas Perikanan untuk menghadirkan ikan murah yang harganya lebih rendah dibandingkan di pasaran,” ujarnya.

Baca Juga  Investasi Besar Jadi Penyebab Cash Flow RS Abdul Rivai Terganggu

Sri Juniarsih menyebut antusiasme masyarakat terhadap pasar ikan murah sangat tinggi. Bahkan, dalam kunjungan tersebut, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud turut membagikan ikan kepada masyarakat.

Menurutnya, pasar ikan murah tidak hanya bertujuan menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi memiliki misi yang lebih besar.

“Tujuannya bukan hanya menjual ikan. Yang pertama kita bisa menekan angka inflasi, yang kedua sebagai upaya menurunkan angka stunting karena masyarakat lebih mudah memperoleh sumber protein berkualitas, dan yang ketiga roda ekonomi masyarakat terus berputar,” jelasnya.

Baca Juga  Saga Soroti Tanggung Jawab Kontraktor hingga Masa Pemeliharaan

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memberikan apresiasi terhadap inovasi Pemkab Berau melalui pasar ikan murah. Ia menilai program tersebut layak diterapkan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur sebagai bagian dari strategi percepatan penurunan stunting.

“Saya akan memberikan instruksi agar kegiatan seperti pasar ikan murah ini dilaksanakan juga di daerah lain. Nanti kita kolaborasikan dengan diskoperindag dalam menghadirkan beras murah, sayur murah, sembako murah hingga minyak goreng sehingga manfaatnya lebih lengkap bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Disnakertrans Berau Tegaskan Dukungan Terhadap Larangan Penahanan Ijazah Pekerja Sesuai SE Kemnaker

Rudy menegaskan konsumsi ikan menjadi salah satu langkah penting dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak, sehingga dapat mendukung upaya pencegahan stunting di Kalimantan Timur.

“Kita harus menghadirkan ikan-ikan murah di tengah masyarakat. Ini menjadi salah satu langkah nyata untuk mengatasi stunting. Pemerintah Provinsi akan memberikan dukungan agar program seperti ini bisa berjalan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur,” pungkasnya.(Cha)