Bupati Berau Sidak SPBU, Pastikan Pasokan BBM Mulai Stabil dan Aman
Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) mulai kembali stabil setelah beberapa waktu terakhir masyarakat dihadapkan pada kelangkaan yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.
Untuk memastikan kondisi di lapangan, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), yakni SPBU milik Gunawan di Kecamatan Sambaliung dan SPBU milik Haji Lukman di Kecamatan Gunung Tabur.
Sidak dilakukan usai rapat koordinasi sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap distribusi BBM yang sebelumnya sempat mengalami hambatan. Kelangkaan tersebut diketahui dipicu oleh keterlambatan pasokan ke tingkat jobber serta kuota BBM yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Berau kepada Pertamina.
Dalam peninjauan itu, Sri Juniarsih memastikan ketersediaan BBM di kedua SPBU dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Stok BBM tersedia dan dipastikan mencukupi untuk hari ini maupun besok. Masyarakat tidak perlu khawatir, selama membeli sesuai aturan dan tidak melakukan pengisian berulang kali dalam satu hari,” ujarnya.
Guna menjaga pemerataan distribusi, pemerintah bersama pihak SPBU masih menerapkan pembatasan pembelian BBM. Kendaraan roda empat hanya diperbolehkan mengisi maksimal 25 liter Pertalite, sedangkan kendaraan roda dua dibatasi hingga 5 liter.
Sementara itu, untuk BBM nonsubsidi jenis Pertamax, pengisian dibatasi maksimal Rp50 ribu bagi sepeda motor dan Rp400 ribu untuk mobil. Kebijakan tersebut diterapkan agar stok tetap tersedia hingga pasokan kembali normal sekaligus mengurangi kepadatan antrean di SPBU.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi penyaluran BBM agar tepat sasaran. Warga diminta melaporkan apabila menemukan adanya pembeli yang berulang kali mengisi BBM dalam sehari.
Menurutnya, pengawasan terhadap SPBU merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung pengendalian inflasi. Dengan distribusi yang lancar dan harga yang tetap sesuai ketentuan, daya beli masyarakat diharapkan tetap terjaga.
“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik. Kami berharap seluruh pengelola SPBU terus menjaga ketersediaan stok dan meningkatkan kualitas pelayanan agar kelangkaan tidak kembali terjadi,” katanya.
Di akhir kegiatan, Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan menjaga kelancaran distribusi BBM di Kabupaten Berau.
Turut mendampingi dalam sidak tersebut Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Eva Yunita, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Didi Rahmadai, Kepala Dinas Perhubungan Rusnan Hefni, serta tenaga teknis dari Diskoperindag.(Adv/Cha)











