banner dprd berau

Cekcok Saat Kerja Berujung Penikaman

Tanjung Redeb – Aparat Polsek Tanjung Redeb bersama tim Jatanras Polres Berau berhasil mengamankan seorang pria berinisial MY (37) yang diduga melakukan penikaman terhadap rekan kerjanya sendiri di Jalan H Isa I, Kelurahan Gayam, Rabu (20/5/2026).

Peristiwa berdarah itu terjadi saat korban dan pelaku sedang bekerja bersama sebagai tenaga paruh waktu di salah satu dinas di Kabupaten Berau. Cekcok di lokasi kerja diduga menjadi pemicu aksi penganiayaan tersebut.

Kapolsek Tanjung Redeb, Amin Maulani, mengatakan pertengkaran antara keduanya berujung pada aksi penikaman karena pelaku tersulut emosi.

Baca Juga  Bupati Sebut Pemberdayaan Ekonomi Bisa Melalui PKK

“Pada saat bekerja terjadi perselisihan antara korban dan pelaku. Karena emosi, pelaku kemudian menikam korban menggunakan badik yang memang biasa dibawanya saat bekerja,” ujarnya.

Usai kejadian, MY langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor untuk menghindari pengejaran aparat. Polisi yang menerima laporan dugaan penganiayaan segera melakukan penyelidikan dan memburu pelaku ke sejumlah lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyiannya.

Baca Juga  Pembangunan Megah IKN Masiv, Karang Jinawi Penuh Harap Menunggu Infrastruktur

“Begitu laporan masuk, anggota langsung bergerak melakukan pencarian,” kata Amin.

Selama dalam pelarian, pelaku disebut beberapa kali berpindah tempat untuk menghindari penangkapan. Namun upaya itu tidak berlangsung lama. Karena merasa terus diburu dan terdesak, MY akhirnya memilih menyerahkan diri.

Menurut Amin, pelaku sempat menghubungi Kanit Reskrim Polsek Tanjung Redeb untuk memberitahukan keberadaannya sebelum diamankan petugas.

“Pelaku akhirnya menyerahkan diri karena mengetahui polisi terus melakukan pencarian,” jelasnya.

Baca Juga  Wacana Pemekaran kabupaten Pesisir Kembali Mencuat, DPRD: Proses Terus Berjalan

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan satu bilah badik lengkap dengan sarungnya yang diduga digunakan saat penikaman. Selain itu, pakaian korban dan baju dinas lapangan yang berkaitan dengan kejadian juga disita sebagai barang bukti.

Saat ini, MY masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tanjung Redeb. Polisi juga terus mendalami motif serta mengumpulkan keterangan saksi guna melengkapi proses penyidikan.

“Proses hukum tetap berjalan dan seluruh keterangan masih terus kami dalami,” pungkas Amin. (Cha)