banner dprd berau

Di Hadapan Gubernur, Bupati Berau Minta Kepastian Pembangunan Rumah Sakit Baru

Tanjung Redeb – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memanfaatkan kehadiran Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 untuk menyampaikan harapan terkait pembangunan rumah sakit baru di Kabupaten Berau.

Di hadapan Gubernur, Sri Juniarsih menegaskan pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus diperkuat, seiring komitmen pemerintah daerah membangun keluarga berkualitas.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari terpenuhinya pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat.

Baca Juga  Bulog Perlu Serap Maksimal Produksi Lokal

“Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika anak kita tumbuh sehat, setiap ibu memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, setiap keluarga memiliki penghasilan yang cukup, dan setiap rumah menjadi tempat yang aman untuk tumbuh kembang generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Sri Juniarsih menjelaskan, Pemkab Berau selama ini terus memperkuat pelayanan kesehatan melalui peningkatan akses kesehatan ibu dan anak, penguatan layanan Posyandu, hingga berbagai program pencegahan stunting.

Baca Juga  HUT RI di Berau Siap Digelar, Paskibraka Karantina di Stadion Mini

Namun, ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga dapat diwujudkan melalui kepastian pembangunan rumah sakit baru yang telah lama diharapkan masyarakat Berau.

Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai akan semakin memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai pelayanan kesehatan yang semakin baik akan berkontribusi terhadap lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Baca Juga  Disbudpar Berau Pasang Target Retribusi Pariwisata 2025 Rp 600 Juta

Selain itu, Bupati juga mengajak perusahaan yang beroperasi di Berau untuk turut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami efisiensi anggaran.

“Dengan kebersamaan kita, insyaallah kita bisa melewati masa-masa sulit ini bersama-sama untuk menyambut hari esok yang lebih baik,” pungkasnya.(Cha)