banner dprd berau

BPBD Berau Uji Peat Injection untuk Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

TANJUNG REDEB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau mulai menggunakan peralatan khusus untuk menangani kebakaran di lahan gambut. Alat tersebut berupa peat injection yang berfungsi membasahi area gambut hingga ke bagian bawah permukaan.

Kepala BPBD Berau, Masyhadi, mengatakan peat injection telah diuji coba selama tiga hari di wilayah Sukan. Penggunaan alat ini diharapkan dapat membantu mengatasi titik api yang berada di lahan gambut dan sulit ditangani dengan metode pemadaman biasa.

Baca Juga  DPRD Berau Desak Pemerintah Daerah Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Wilayah Terpencil

“Namanya peat injection. Kita sudah coba di Sukan selama tiga hari. Harapan kita apa yang kita lakukan ini berhasil,” kata Masyhadi.

Menurutnya, apabila hasil penggunaan alat tersebut efektif, metode serupa akan diterapkan di sejumlah lokasi lain dengan melibatkan tim terpadu, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran penanganan selanjutnya di antaranya Limunjan dan Tumbit Melayu. Sementara untuk wilayah Bebanir Bangun, peralatan tersebut juga telah tersedia.

Baca Juga  DPRD Berau Soroti Carut-Marut Distribusi BBM, Minta Sistem Barcode di SPBU Diaudit Total

Masyhadi menjelaskan, peat injection digunakan untuk membasahi lahan gambut hingga bagian bawah permukaan. Cara tersebut dinilai penting karena api pada lahan gambut dapat bertahan di bawah permukaan sehingga membutuhkan pembasahan secara berkelanjutan.

BPBD Berau saat ini memiliki tiga unit peat injection, sedangkan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) memiliki dua unit. Dengan demikian, terdapat lima unit yang dapat digunakan dalam penanganan kebakaran lahan gambut.

Baca Juga  Pertumbuhan Penduduk Berau Capai 3 Persen per Tahun, TPT Diharapkan Tidak Mengalami Kenaikan

Namun, penggunaan alat tersebut masih menghadapi kendala, terutama terkait ketersediaan sumber air.

“Keterbatasan kita adalah sumber air. Kita kesulitan mencari sumber air. Itu karena kita membasahi terus di bawah permukaan, ketersediaan air yang kontinu itu,” jelasnya.

Karena membutuhkan pasokan air secara terus-menerus, keberadaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam optimalisasi penggunaan peat injection di lapangan.(Cha)