banner dprd berau

Proyek Air Bersih Kelay Dimulai September, Perumdam Batiwakkal Siap Kelola Layanan

Tanjung Redeb – Penantian masyarakat Kecamatan Kelay terhadap layanan air bersih permanen segera berakhir. Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memastikan pembangunan tahap awal Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Sido Bangen akan dimulai pada awal September 2026.

Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) DPUPR Berau, Herau Decty Toge Manduli, mengatakan saat ini proses pengadaan pekerjaan telah memasuki tahap lelang. Dengan demikian, pekerjaan fisik ditargetkan segera berjalan sesuai jadwal.

Baca Juga  Dorong Profesionalisme Guru, Disdik Berau Ajak Seluruh Pendidik Ikuti PPG

“Anggaran Rp6,5 miliar pada Agustus ini sudah memasuki tahap lelang. Kami pastikan pada awal September 2026 kegiatan proyek tahap awal sudah bisa dikerjakan,” ujarnya.

Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada infrastruktur pengolahan air sebagai fondasi utama sistem penyediaan air bersih di ibu kota Kecamatan Kelay. Fasilitas tersebut nantinya diproyeksikan mampu melayani lebih dari 500 kepala keluarga.

Menurut Decty, pembangunan dilakukan secara bertahap mengingat kebutuhan anggaran secara keseluruhan berdasarkan Detail Engineering Design (DED) mencapai lebih dari Rp35 miliar. Tahun ini, proyek mendapat dukungan Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar sekitar Rp6,5 miliar.

Baca Juga  Jelang Dibuka, RSUD Tanjung Redeb Masih Bingung Soal Tenaga Kesehatan

Tak hanya memastikan pembangunan berjalan, DPUPR juga telah menyiapkan skema pengelolaan agar layanan dapat beroperasi secara berkelanjutan. Hasil koordinasi terakhir menetapkan Perumdam Batiwakkal sebagai pengelola sistem air bersih setelah fasilitas selesai dibangun.

“Perumdam Batiwakkal dipastikan akan mengelola pengolahan air bersih di Sido Bangen Kecamatan Kelay,” kata Decty.

Ia berharap keterlibatan Perumdam Batiwakkal dapat menjamin pelayanan air bersih kepada masyarakat berlangsung secara optimal. Langkah ini juga menjadi solusi jangka panjang setelah sebelumnya bantuan distribusi air bersih di wilayah Kelay sempat terhenti karena keterbatasan anggaran operasional.

Baca Juga  Tahun Ajaran Baru, Siswa SD-SMP Berau Kembali Dapat Seragam Gratis

Melalui pembangunan SPAM secara bertahap, Pemkab Berau menargetkan akses air bersih di Kecamatan Kelay semakin merata sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih layak dan berkelanjutan.(Cha)