2024 Ini Dua Investor Asing Akan Turut Membangun IKN

Ibu Kota Nusantara – Pembangunan Ibu Kota Nusantara terus berjalan. Hingga 2 Maret 2024 tercatat sudah puluhan investasi yang masuk mulai dari pembangunan sarana pendidikan, perbankan, sarana kesehatan, rumah tinggal, pusat perbelanjaan, bandara bertaraf internasional, hingga yang terbaru adalah sarana penyedia jaringan telekomunikasi. Jelang 17 Agustus 2024 mendatang dicanangkan upacara kemerdekaan pertama akan di gelar di depan istana negara yang baru.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, Agung Wicaksono mengungkapkan dalam waktu dekat ada 2 investor asing yang akan turut andil dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara, mereka adalah China dan Malaysia. Keduanya akan membangun apartemen yang tentunya berbasis bangunan hijau di IKN.

Baca Juga  Gelar Grand Safety Talk, Kilang Pertamina Unit Balikpapan Siap Integrasikan Instalasi Kilang Baru

“2024 ini akan ada dua investor asing yang akan masuk yaitu China dan Malaysia membangun apartement,” tuturnya ditemui usai ground breaking di komplek perbankan, Kamis (29/24) lalu.

China dan Malaysia adalah dua dari beberapa negara seperti Australia, Inggris, Jerman hingga negara Afrika yang menyatakan ketertarikan terhadap pembangunan IKN dan ingin turut andil didalamnya.

Dengan nilai investasi total Rp. 55 triliun, kedua negera besar ini akan membangun beberapa gedung apartemen. “China tergabung di Konsorsium Nusantara, kalau yang Malaysia kita masih kaji tapi bisa saja akan berpartner dengan negara lain lagi,” ungkapnya.

Disinggung masalah banyaknya masyarakat yang memberikan komentar negative soal investasi yang masuk ke IKN, Agung mengungkapkan nilai 55 triliun bukan hal yang kecil. “Ya kalau soal itu liat saja ini sudah masuk sampai 55 triliun dan memang pembangunannya dimulai dari inti pusat pemerintahan dan memakan waktu bisa sampai 10 tahun,” jelasnya menyunggih senyum.

Baca Juga  Cawapres Mahfud MD Paparkan Program Unggulan di Kampus Unhas Makassar

Dalam 6 bulan terakhir terhitung sejak September 2023 investasi yang masuk sudah mencapai Rp. 55 triliun dan ditaksir dalam 10 tahun mendatang bisa mencapai Rp. 1000 triliun sehingga bisa saja dalam tahun-tahun akan datang pembangunan IKN tak lagi menggunakan dana APBN. Saat ini pembangunan istana negara sendiri sudah 78 % persen dan optimis akan selesai pada Juli 2024 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini